DeLorean Menjadi Tim Amerika Serikat Pertama yang Bergabung dalam Seri Balap Mobil Terbang Elektrik Airspeeder
Tim ini akan memacu pesawat elektrik berstandar Mk3C dari Airspeeder dengan livery kustom khas DeLorean pada musim perdananya.
Ringkasan
DeLorean mengumumkan pembentukan tim balap barunya di TechCrunch Disrupt 2026 di San Francisco
Brand ini menjadi konstruktor Amerika pertama yang bergabung dalam kejuaraan balap mobil terbang serba listrik
Tim ini akan meluncurkan pesawat balap listrik Mk3C bergaya kustom saat musim dibuka pada November 2026
DeLorean resmi membawa warisan otomotifnya mengudara pada 13 Oktober lalu, tampil di panggung TechCrunch Disrupt 2026 di San Francisco untuk mengumumkan pembentukan DeLorean Airspeeder Team. Langkah ini mengukuhkan posisi jenama tersebut sebagai konstruktor Amerika Serikat pertama yang bergabung dalam Airspeeder International Series, sebuah kejuaraan balap mobil terbang elektrik perintis. Skuad ini akan melakoni debut balapnya saat musim 2026-27 dibuka pada November 2026. Pada musim perdananya, tim ini akan bersaing di arena udara menggunakan pesawat balap elektrik Mk3C berstandar Airspeeder. Sebagai bentuk pernyataan eksistensi, pesawat Mk3C perdana mereka akan menonjolkan gaya rancangan khusus DeLorean, dengan livery eksklusif serta sentuhan branding yang khas.
Seri balap Airspeeder sendiri mewakili pergeseran besar dalam dunia motorsport kompetitif, yang didirikan pada tahun 2016 oleh pengusaha asal Australia, Matt Pearson. Alih-alih melaju di atas aspal tradisional, para pilot menerbangkan pesawat elektrik melintasi rute tiga dimensi yang sepenuhnya ditandai dengan gerbang virtual. Mengingat kompetisi ini berlangsung di udara, pesawat balap tersebut sangat mengandalkan sensor internal dan teknologi penghindar benturan untuk bermanuver di angkasa dalam kecepatan tinggi.
Meski musim perdananya masih berfokus pada perangkat keras berstandar, DeLorean telah menyusun landasan untuk merancang masa depannya sendiri. Mulai dari musim 2027-28, produsen otomotif ini akan menjalin kolaborasi dengan mahasiswa teknik dari berbagai universitas, termasuk UC Berkeley dan Georgia Tech. Bergerak jauh melampaui urusan estetika, para mahasiswa bersama DeLorean akan bahu-membahu dalam merancang dan mengembangkan pesawat balap untuk masa depan.
Manuver ke dalam arena motorsport udara ini meretas jalur yang sangat distingtif bagi DeLorean. Di saat produsen otomotif konvensional aktif berinvestasi pada teknologi pesawat lepas landas dan mendarat vertikal elektrik (eVTOL), DeLorean secara unik memusatkan perhatiannya pada ajang balap untuk ikut andil dalam fase awal pengembangan mobilitas generasi mendatang. Mendobrak batasan di kancah kompetitif ini ternyata memiliki misi yang lebih luas, sebab seri Airspeeder bertujuan menjadikan kompetisi balap sebagai katalis kemajuan teknologi untuk industri mobilitas udara—yang pada akhirnya akan membawa manfaat besar bagi transportasi penumpang, tanggap darurat, hingga pengiriman kargo. Merespons daya pikat kultural dari momen bersejarah ini, Chief Brand Officer DeLorean, Cameron Wynne, menuturkan bahwa selama 40 tahun publik telah membayangkan sosok DeLorean yang melayang di angkasa, seraya menambahkan, “Kami memutuskan bahwa kini saatnya untuk berhenti sekadar membayangkannya.”