Anthony Vaccarello Mundur dari Saint Laurent Setelah Satu Dekade Memimpin
Kering mengonfirmasi kepergian desainer asal Belgia tersebut setelah satu dekade yang diwarnai oleh pesona glamor yang memukau dan lonjakan pendapatan eksponensial.
Ringkasan
Anthony Vaccarello resmi meninggalkan Saint Laurent setelah 10 tahun menjabat sebagai Creative Director
Desainer asal Belgia ini sukses mentransformasi rumah mode Prancis tersebut menjadi kekuatan mode ultra-glamor dengan puncak penjualan mencapai 3,3 miliar euro
Perusahaan induk Kering mengumumkan bahwa mereka akan segera mengungkap kepemimpinan kreatif baru untuk label tersebut dalam waktu dekat
Saint Laurent dan perusahaan induk Kering secara resmi mengonfirmasi kepergian Direktur Kreatif Anthony Vaccarello setelah satu dekade memimpin rumah mode tersebut. Presentasi runway yang dramatis di Paris pada bulan September lalu menjadi koleksi terakhir sang desainer asal Belgia untuk jenama mewah ini.
Vaccarello mengambil alih kendali kreatif pada tahun 2016 menggantikan Hedi Slimane, membangun bahasa visual khas yang berakar pada pesona glamor nan memukau, siluet tegas, serta busana malam sensual yang dipresentasikan dengan latar belakang Menara Eiffel. Selama sepuluh tahun masa jabatannya, pendapatan tahunan Saint Laurent melonjak hampir tiga kali lipat hingga mencapai puncaknya di angka €3,3 miliar EUR. Pencapaian ini didorong oleh popularitas produk kulit sehari-hari, alas kaki berdesain tajam, dan pakaian luar yang mencolok, yang hadir berdampingan dengan mahakarya peragaan busana. Di ranah yang melampaui dunia mode, Vaccarello memperluas pengaruh budaya merek ini pada tahun 2023 dengan meluncurkan Saint Laurent Productions, mendanai film-film karya sutradara ternama seperti Pedro Almodóvar dan David Cronenberg. Terkait kepergian Vaccarello, Luca de Meo, CEO Kering mengatakan, “Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Anthony atas kontribusinya bagi Saint Laurent selama 10 tahun terakhir. Melalui visi kreatif dan standar tingginya, ia telah berkontribusi dalam memperkuat pengaruh abadi dari salah satu rumah couture terbesar di Prancis ini, saat kami memulai babak baru dalam sejarahnya.”
Kepergiannya terjadi di saat Kering tengah menjalani transformasi strategis yang lebih luas di bawah pimpinan Chief Executive baru, Luca De Meo, dan CEO Saint Laurent, Cédric Charbit. Ke depannya, rumah mode ini bertujuan untuk kembali menegaskan otoritasnya di luar busana malam dengan memperkuat koleksi busana sehari-hari, busana pria, dan produk kulit kelas atas.