Konsep Tempat Duduk La Déclive karya Pierre Paulin Ditafsirkan Ulang di Design Miami.Paris
Visi radikal ‘lantai sebagai furnitur’ yang kembali dihadirkan dalam skala monumental.
Ringkasan
- Konsep tempat duduk La Déclive (1966) karya Pierre Paulin ditafsirkan ulang menjadi pameran berskala monumental bertajuk “Articulated Floors” untuk ajang Design Miami.Paris oleh Paulin, Paulin, Paulin.
- Struktur modular nan adaptif ini memperlakukan lantai sebagai furnitur yang dapat dihuni, menampilkan paduan radikal antara arsitektur interior dan desain furnitur.
Ditampilkan di Design Miami.Paris, konsep tempat duduk eksperimental Pierre Paulin, La Déclive, ditafsirkan ulang oleh Paulin, Paulin, Paulin—prakarsa keluarga yang bertujuan meneruskan warisannya ke masa depan. Bertajuk “Articulated Floors”, pameran ini membawa konsep tersebut ke tingkat berikutnya dengan memperbesar desain hingga berskala monumental.
Pertama kali dirancang pada 1966, La Déclive adalah struktur tempat duduk berartikulasi yang tersusun dari bilah-bilah berlapis bantalan, memungkinkan pengguna menyesuaikan dan mengonfigurasi ulang sesuai kebutuhan. Menurut Paulin, Paulin, Paulin, pendekatan radikal ini merangkul ideal utamanya: “meniadakan furnitur tradisional demi lantai yang dinamis dan dapat dihuni.”
Tak seperti furnitur tradisional yang bertumpu pada lantai, La Déclive justru menjadikan lantai sebagai furnitur itu sendiri. Menegaskan peleburan arsitektur interior dan desain furnitur, konsep ini menghadirkan cara baru memanfaatkan ruang komunal yang sekaligus modular dan adaptif sesuai kebutuhan.
Dalam pameran Design Miami.Paris, sebuah pertunjukan berdasar EXTENDED LULLABY (1994) karya John Cage dikawinkan dengan pengalaman ruangnya, mencerminkan kontribusi ganda keduanya terhadap eksperimen dalam seni. Praktik artistik mereka berjalan paralel dalam mendorong subjektivitas dan kelenturan makna.
Simak foto instalasi pameran “Articulated Floors” di galeri atas, dan tetap pantau Hypebeast untuk wawasan desain terbaru.



















