Nike Pamer Inovasi & Wales Bonner Pimpin Hermès Men's: Berita Fashion Terhangat Pekan Ini
Selalu update tren fashion terbaru.
Ringkasan
- Grace Wales Bonner mencetak sejarah sebagai perempuan kulit hitam pertama yang menakhodai rumah mode mewah papan atas, menjabat Direktur Kreatif Hermès Men’s. Kim Jones menyeberang benua untuk bergabung dengan raksasa asal Tiongkok, Bosideng, lewat sub-brand mewahnya, Areal.
- L’Oréal berencana mengakuisisi Kering Beauty senilai US$4,6 miliar. Terpisah, pemenang LVMH Prize Soshiotsuki terpilih sebagai Guest Designer untuk Pitti Uomo No. 109.
- NIKE, Inc. meluncurkan platform inovasi “Sport Offense” dengan teknologi baru seperti Project Amplify dan Aero-FIT. NEIGHBORHOOD dan Y-3 merilis koleksi FW25 perdana bernuansa kultur motor.
NIKE, Inc. Sport Offense Berpusat pada Inovasi
NIKE, Inc. telah mengungkap struktur baru “Sport Offense” yang menyatukan tim inovasi, desain, dan produk di Nike, Jordan Brand, dan Converse untuk mempercepat pengembangan produk performa tinggi. Mesin penggerak baru ini meluncur dengan empat platform teknologi utama. Sorotan termasuk Project Amplify, sistem alas kaki bertenaga untuk lari dan jalan yang ditujukan bagi atlet sehari-hari; dan Aero-FIT, material pendingin tercanggih Nike yang dibuat dari 100% limbah tekstil, yang akan debut pada Piala Dunia FIFA 26. Juga hadir Therma-FIT Air Milano Jacket, busana yang mengembang sendiri untuk kehangatan dinamis, serta Mind 001 dan Mind 002, alas kaki pemulihan berbasis neurosains.
Grace Wales Bonner Ditunjuk sebagai Direktur Kreatif Hermès Men’s
Dalam langkah bersejarah, Grace Wales Bonner resmi ditunjuk sebagai Direktur Kreatif baru lini busana pria Hermès, menggantikan Véronique Nichanian setelah masa jabatan 37 tahun pada 2026. Desainer berdarah Jamaika–Britania ini menjadi perempuan kulit hitam pertama yang memimpin desain di rumah mode mewah papan atas. Bonner—dikenal berkat estetika lintas budaya dan portofolio pemenang penghargaan (termasuk 2025 LVMH Prize serta kolaborasi adidas Samba yang populer)—dipandang akan membawa etos dinamis dan internasional ke maison Prancis berusia 188 tahun yang dikenal konservatif. Debut busana prianya untuk Hermès yang sangat dinanti dijadwalkan pada Januari 2027.
L’Oréal Selangkah Lagi Mengakuisisi Kering Beauty Senilai US$4,6 Miliar
L’Oréal akan mengakuisisi seluruh portofolio kecantikan milik Kering dalam transaksi masif bernilai sekitar US$4,6 miliar (€4 miliar) yang akan mengubah lanskap kecantikan mewah secara dramatis. Inti kesepakatan mencakup rumah wewangian high-end Creed, yang seketika memperkuat posisi L’Oréal di pasar parfum niche. Selain itu, L’Oréal akan mengamankan lisensi eksklusif 50 tahun yang sangat bernilai untuk produk kecantikan dari merek-merek mewah utama Kering, termasuk Gucci, Bottega Veneta, dan Balenciaga. Bagi Kering, penjualan strategis ini memungkinkan grup memangkas utang signifikan dan memfokuskan kembali modal pada bisnis mode intinya. Transaksi tunai penuh ini diperkirakan rampung pada paruh pertama 2026.
Kim Jones Pimpin Sub-brand Baru Bosideng, Areal
Desainer Britania kenamaan Kim Jones mengambil peran baru sebagai Direktur Kreatif Areal, sub-brand mewah yang diluncurkan raksasa outerwear asal Tiongkok, Bosideng. Penunjukan ini menyusul masa jabatan berprofil tinggi Jones di Dior Men’s dan Fendi Womenswear. Demi ekspansi global, Bosideng melahirkan Areal sebagai lini premium untuk mendefinisikan ulang jaket down modern. Mandat Jones: memadukan inovasi teknis Bosideng—tahan angin dan tahan air—dengan estetika desain yang canggih dan skulptural. Jones menegaskan peran ini bersifat paruh waktu, memungkinkannya menggarap proyek independen sekaligus segera mengangkat Areal ke panggung mewah internasional.
Shinsuke Takizawa Membahas NEIGHBORHOOD x Y-3
Kolaborasi yang telah lama dinantikan antara NEIGHBORHOOD dan Y-3 siap meluncur secara global pada 25 Oktober. Bertajuk “Y-3 NEIGHBORHOOD”, koleksi FW25 ini memadukan estetika teknikal Yohji Yamamoto dengan sensibilitas streetwear sang pendiri NEIGHBORHOOD, Shinsuke Takizawa. Takizawa menggambarkan koleksi yang debut di Paris Fashion Week ini sebagai “ekspresi urban nan elegan” dari kultur motor. Rangkaiannya mencakup apparel co-branded dan footwear hibrida, termasuk jaket dan celana racer kulit premium produksi Dainese, serta grafis kustom dari seniman David Gwyther (Death Spray Custom).
SOSHIOTSUKI Ditunjuk sebagai Guest Designer untuk Pitti Uomo No.109
Label Jepang SOSHIOTSUKI, yang dipimpin desainer Soshi Otsuki, diumumkan sebagai Guest Designer untuk edisi ke-109 Pitti Uomo. Baru saja memenangkan 2025 LVMH Prize for Young Fashion Designers, Otsuki akan menampilkan koleksi busana pria Fall/Winter 2026 melalui perhelatan spesial di Florence pada 13–16 Januari 2026. Pitti Uomo memilih sang desainer berkat “ambitious clarity” yang unik—kemampuan memadukan tradisi Jepang kuno dengan kesadaran sartorial kontemporer yang relevan secara komersial. Estetika Otsuki juga akan mewarnai kampanye visual pameran dagang busana pria tersebut.



















