Koleksi 'Black Yankees' dari Denim Tears: Ode untuk Perlawanan
Merayakan warisan tim NNL New York serta peran pelopor liga tersebut dalam Gerakan Hak Sipil.
Ringkasan
- Denim Tears meluncurkan koleksi penghormatan untuk New York Black Yankees, tim yang berperan penting menantang segregasi rasial di AS.
- Kapsul berisi 15 item garapan Tremaine Emory ini menampilkan logo tim, nama pemain, motif pinstripe, dan pola bintang, meluncur pada 24 Oktober.
Untuk drop terbarunya, Denim Tears merilis koleksi spesial yang merayakan warisan tim bisbol Black Yankees asal New York. Berperan krusial dalam menantang masa lalu segregasi rasial AS, pengaruh tim itu dipertegas lewat kapsul berisi 15 item yang sarat sentuhan visual khas Tremaine Emory.
Menghormati peran instrumental tim dalam memperkokoh fondasi Gerakan Hak Sipil, koleksi ini menghidupkan kembali logo Black Yankees, arsip visual, dan nama-nama pemain yang dibubuhkan pada siluet streetwear sang label. Sebagai sapaan pada seragam bisbol, motif pinstripe hadir di setelan sweatsuit bertudung, celana, dan jaket olahraga kulit berkesan distressed. Motif cotton wreath ikonis Denim Tears juga membalut item bergaris, plus sebuah topi bertepi bertema Black Yankees.
Motif utama lainnya adalah pola bintang biru navy dan putih yang membangkitkan bintang-bintang pada bendera Amerika Serikat. Sebuah kemeja bisbol spesial menampilkan motif bintang tersebut, lengkap dengan monogram DT di bagian depan dan “Jenkins” di bagian belakang — penghormatan untuk Clarence Jenkins, yang bermain untuk tim pada 1931 hingga 1940. Di tempat lain, kaus raglan lengan panjang warna abu-abu dan hitam hadir dengan grafis belakang dinamis, termasuk foto hitam-putih tim dan karya David Hammons, African-American Flag.
New York Black Yankees bergabung dengan Negro National League (NNL) pada 1936, saat pemain kulit hitam dilarang tampil di Major League Baseball. Menurut National Baseball Hall of Fame, NNL dibentuk pada 1920 ketika anggota Hall of Fame Andrew “Rube” Foster mendirikan liga tersebut sebagai respons terhadap hukum Jim Crow dan ketegangan rasial yang terus bergejolak.
Selain sempat tampil di panggung terbesar bisbol, Yankee Stadium, pada 1938, para pemain seperti Bill “Bojangles” Robinson, James “Soldier Boy” Semler, Frazier “Slow” Robinson, George Crowe, dan Satchel Paige turut membentuk daftar pemain legendaris NY Black Yankees.
Koleksi Black Yankees dari Denim Tears meluncur pada Jumat, 24 Oktober, pukul 11.00 EST di webstore serta di gerai Africa Diaspora Goods, 176 Spring St.