Menghadirkan detail Three Stripes dan panel tumit berwarna krem yang memberi sentuhan kontras memikat di atas upper sneaker bermotif hewan yang semarak.
Nuansa gandum hangat, cokelat pekat, dan sentuhan merah muda merujuk pada pastri klasik Italia-Amerika.
Bagaimana sepatu sepak bola dalam ruangan dari era 1950-an bertransformasi menjadi siluet paling banyak dikenakan di dunia mode.
Dari Samba versi reinterpretasi hingga SL 72.
Tekstur yang kontras dan overlay denim premium menghadirkan interpretasi ulang yang lebih berkelas dari sneaker ikonis ini.
Tekstur kaya dan detail metalik merujuk pada keahlian pengerjaan serta karakter sederhana dari barang pusaka keluarga.
Hadir dalam pilihan warna “Cheetah” dan “Snakeskin.”
Hadir dalam colorway “Auco” dan “Brndes.”
Siluet sepak bola yang bertransformasi jadi lifestyle ini kini masuk ranah sandal rumahan dengan suede bertekstur dan lining super empuk yang hangat.
Menampilkan upper penuh logo ikonik dengan warna khas “Coke Red.”
Brand sneaker raksasa ini bikin siluet Samba jadi makin summer-ready dengan desain tanpa bagian belakang.
Siluet ikonik ini hadir ulang dengan sentuhan patent leather dan pony hair bermotif leopard.