Dijuluki “Rotterdam ROCKS,” konsep dua menara ini mendefinisikan ulang arsitektur berkelanjutan dengan mengintegrasikan taman vertikal 3D yang rimbun.
Berlokasi di bangunan era 1920-an, proyek hunian ini memadukan lantai kayu ek Jerman sepanjang enam meter dengan furnitur modern rancangan khusus.
Terdiri dari delapan karya serbaguna, koleksi ini mencakup kursi berdua Bassarel, daybed Lily, dan rak buku Nkyinkyim yang skulptural.
Grand Stade Hassan II di Maroko berkapasitas 115.000 penonton, dengan kanopi tenda aluminium raksasa yang terinspirasi dari pertemuan budaya tradisional.
Dibuat bersama NM3 dan QuadroDesign, bangku baja tahan karat yang sangat fleksibel ini menetapkan standar baru untuk furnitur duduk industrial.
Dijadwalkan rampung pada 2028, proyek berisi 10 unit ini menghadirkan estetika ikonis mendiang desainer tersebut ke Portugal melalui arsitektur terinspirasi Bauhaus dan interior bespoke.
Edisi kedua proyek “Eva Japonism” memetakan unit-unit EVA ke dalam sosok dewa angin dan petir karya Tawaraya Sōtatsu, menggunakan kayu, kain, dan kertas Jepang.
Koleksi 12 produk ini menghadirkan meja portabel tanpa alat dan bangku bertumpuk untuk penyewa kota serta mahasiswa.
Saatnya ganti kulkas membosankan dengan Super Smart Fridge edisi terbatas hasil kolaborasi Rocco x Gohar World.
Rangkaian dekorasi rumah edisi sangat terbatas ini jadi lanjutan koleksi “Absorbed Language” dari 2021.
Produsen papan selancar elektrik asal Swedia dan label menswear bernuansa pesisir ini berkolaborasi pada papan flat-water yang bisa melaju hingga 35 mph tanpa perlu satu ombak pun.
Dua kursi Coleman co-branded, satu Leisure Sheet, dan satu Cooler Box buat melengkapi momen summer kamu.