Patta x Crocs Tingkatkan Classic EXP Clog dengan Sol Vibram dalam Pilihan “Almost White” dan “Black”
Tali pergelangan kaki empuk yang dapat disesuaikan dan charm Jibbitz yang bisa ditukar-pasang menjadikan paket dua warna ini wadah untuk personalisasi.
Nama: Patta x Crocs Classic EXP Clog “Black”, Patta x Crocs Classic EXP Clog “Almost White”
Pilihan warna: Camo/Black, Black/Black
SKU: 212487-1CN, 212487-001
Harga ritel yang disarankan: US$85
Tanggal rilis: 18 September
Tempat membeli: Patta
Patta dan Crocs mengolah kembali Classic EXP Clog dengan membubuhkan kepekaan desain label asal Amsterdam tersebut pada siluet sehari-hari yang dirancang untuk kenyamanan dan cengkeraman. Hadir dalam warna “Almost White” dan “Black”, kolaborasi ini memadukan fondasi teknis dengan fleksibilitas gaya yang menjadi ciri banyak alas kaki Patta.
Rekayasa teknisnya terletak pada bagian bawah. Sol Vibram yang empuk menghadirkan traksi dan penopang pada clog ini, meningkatkan alas khas Crocs dengan komponen yang lebih kerap diasosiasikan dengan sepatu outdoor berperforma tinggi. Varian Black terdiri atas 90% EVA termoplastik dan 10% anyaman tekstil; perpaduan ini menjaga sepatu tetap ringan sekaligus memperkuat tali pergelangan kaki empuk yang dapat disesuaikan agar pas di kaki. Tali tersebut menjadi ciri fungsional utamanya, sehingga pemakai dapat memilih antara posisi tumit tertutup yang lebih mantap atau gaya selop yang lebih longgar.
Personalisasi menjadi separuh lainnya dari konsep ini. Masing-masing dari dua model ini dilengkapi charm Jibbitz eksklusif—aksesori modular yang menjadi salah satu penopang daya tarik kultural Crocs—dan bagi Patta, charm tersebut bukan sekadar sentuhan akhir. Brand ini menempatkan setiap clog sebagai fondasi yang dapat ditata dan dimaknai pemakainya sesuai selera sendiri, sejalan dengan penekanan Patta sejak lama pada ekspresi diri alih-alih desain yang menggurui.
Pilihan warnanya menegaskan pendekatan yang bersahaja ini. “Almost White” dan “Black” dihadirkan dalam tampilan tonal yang sengaja dibuat serbaguna, menjaga siluet tetap bersih dan membiarkan konstruksi serta charm-nya menjadi pusat perhatian, alih-alih mengandalkan grafis yang mencolok. Ini adalah kolaborasi yang lebih subtil: pertama-tama tampil sebagai sepatu sehari-hari, baru kemudian sebagai objek hype.