'GTA VI' Berpotensi Membuat 1,5 Juta Warga Amerika Serikat Libur Kerja pada Hari Perilisan
Platform pasar prediksi ini membagikan perkiraan tersebut menjelang peluncuran gim pada November, tanpa memublikasikan sumber maupun metodologinya.
Ringkasan
Kalshi mengklaim sekitar 1,5 juta warga Amerika bisa mengambil cuti kerja pada hari perilisan GTA VI.
Unggahan tersebut tidak menyertakan survei atau metodologi apa pun untuk mendukung angka itu.
Rockstar Games mencantumkan tanggal peluncuran sebagai 19 November 2026.
Menurut klaim yang dibagikan platform pasar prediksi Kalshi, Grand Theft Auto VI berpotensi menjadi alasan sekitar 1,5 juta warga Amerika Serikat mengambil cuti.
Dalam unggahan di X pada 6 September, Kalshi menyebut sekitar 1,5 juta orang di Amerika Serikat diperkirakan akan mengambil waktu libur dari pekerjaan untuk bermain pada hari perilisan. Unggahan itu tidak menyebutkan survei, menautkan riset, maupun menjelaskan cara perkiraan tersebut dihitung.
Perbedaan ini penting: angka tersebut merupakan proyeksi, bukan jumlah pasti pekerja yang telah mengajukan cuti. Meski unggahan itu menambah perbincangan seputar peluncuran gim tersebut, unggahan itu tidak membuktikan berapa banyak orang yang benar-benar akan absen dari pekerjaan.
Rockstar Games saat ini mencantumkan 19 November 2026 sebagai tanggal perilisan Grand Theft Auto VI. Berlatar negara bagian fiktif Leonida, gim ini mengikuti Jason Duval dan Lucia Caminos dalam sebuah konspirasi kriminal yang membawa mereka menjelajahi Vice City dan wilayah di sekitarnya.
Untuk saat ini, tanggal tersebut bersifat resmi. Namun, skala eksodus pekerja pada hari perilisan yang diperkirakan itu masih sebatas estimasi.