Blizzard Hidupkan Kembali Franchise 'StarCraft' lewat Gim Tembak-tembakan Sci-Fi Dunia Terbuka
Disutradarai Dan Hay, judul yang baru diumumkan ini menandai kembalinya seri tersebut dan ditargetkan rilis pada 2030.
Ringkasan
Blizzard Entertainment telah mengumumkan sebuah game sci-fi shooter open-world baru yang berfokus pada narasi berjudul “StarCraft”.
Dipimpin oleh Dan Hay, seri terbaru ini akan berlatar di Koprulu Sector, 70 tahun setelah peristiwa “StarCraft II: Legacy of the Void”.
Diumumkan saat BlizzCon 2026, judul ini menjadi rilis utama pertama dari franchise tersebut sejak 2015 dan dibidik meluncur pada 2030.
Blizzard Entertainment resmi memperkenalkan StarCraft, gim tembak-tembakan sci-fi dunia terbuka terbaru yang berlatar di semesta gim ikonis tersebut. Judul ini diumumkan dalam seremoni pembukaan BlizzCon 2026 di Anaheim Convention Center, dengan target rilis pada 2030.
Berjudul StarCraft, gim ini menjadi entri utama pertama dalam franchise video game tersebut sejak StarCraft II: Legacy of the Void yang dirilis pada 2015. Berlatar di Sektor Koprulu, 70 tahun setelah peristiwa Legacy of the Void, proyek ini membawa seri yang telah lama berjalan tersebut ke format gim tembak-tembakan dunia terbuka berbasis cerita.
Di bawah arahan direktur gim Dan Hay, judul ini masih berada pada tahap awal pengembangan. Menurut Blizzard Entertainment, pembaruan mendatang dalam beberapa tahun ke depan akan menghadirkan pengungkapan gameplay dan ulasan mendalam tentang dunianya, sebagai bagian dari rangkaian pengumuman franchise yang lebih luas di BlizzCon.
StarCraft saat ini dijadwalkan rilis pada 2030.