Max Verstappen Akan Balapan Melawan 100 Pembalap dari Posisi Terakhir dalam Ajang Karting Live di Silverstone
Deretan peserta mencakup atlet profesional, pelari ultramaraton, pebalap sepeda gunung gaya bebas, dan tokoh internet ternama.
Ringkasan
Ikut serta dalam balapan go-kart unik dengan 101 pembalap di Silverstone, dimulai dari posisi paling belakang di grid.
Hadapi 100 lawan tangguh, termasuk atlet Red Bull, para streamer media sosial, dan para penggemar.
Saksikan dan siarkan langsung ajang ini ke seluruh dunia di Disney+ dan aplikasi ESPN, dipandu komedian Mo Gilligan.
Max Verstappen akan menjadi bintang utama dalam ajang spesial yang disiarkan langsung bertajuk “Max Vs. 100” di Silverstone pada 16 September. Juara dunia Formula 1 empat kali itu akan memulai balapan dari posisi paling belakang dalam grid berisi 101 kart dan berusaha menyalip 100 pembalap lainnya. Para pesertanya merupakan perpaduan eklektik antara atlet profesional, influencer ternama, dan penggemar terpilih. Balapan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan disiarkan langsung secara global melalui Disney+ dan aplikasi ESPN, dengan komedian Inggris Mo Gilligan memandu acara tersebut. Penonton di Amerika Serikat yang menginginkan siaran televisi konvensional dapat menyaksikan tayangan tunda di ESPN2 pada hari yang sama.
Kompetisi kolosal ini membawa Verstappen kembali ke akar dunia balapnya, lewat lintasan rancangan khusus yang dibangun sepenuhnya di sirkuit Inggris tersebut. Pembalap Prancis sekaligus perancang kart David Terrien menciptakan tata lintasan khusus itu. Ia mengatakan, merancang lintasan yang dapat mengakomodasi lebih dari dua kali jumlah kart pada umumnya membutuhkan pendekatan yang benar-benar baru. Format acara ini lebih mengutamakan kecakapan balap dan pengelolaan lalu lintas di lintasan ketimbang kecepatan semata. Pembalap simulasi Red Bull, Sebastian Job, baru-baru ini menguji konsep tersebut dalam sesi uji coba dengan 50 pembalap. Ia menjelaskan bahwa menuntaskan manuver salip yang dibutuhkan dalam waktu yang tersedia sangat sulit, bahkan dengan jumlah peserta hanya separuh dari rencana semula.
Mengatasi jumlah lawan yang mencengangkan itu menuntut sang bintang untuk mengandalkan keterampilan dasar yang dipelajarinya sejak usia empat tahun. Verstappen melaju pesat melalui kompetisi karting nasional dan internasional, meraih sejumlah gelar Eropa dan dunia sebelum debutnya di Formula 1 pada 2015. Meski telah lebih dari satu dekade berfokus pada mobil formula, sang juara bertahan yakin kembali ke dinamika karting akan terasa sepenuhnya alami. Menurutnya, dasar-dasar start, bertahan, dan menyalip tetap berlaku di semua disiplin balap. Daftar peserta yang siap menghalangi lajunya mencakup pelari ultramaraton Arda Saatçi, pebalap sepeda gunung gaya bebas Matt Jones, serta pelatih tembakan basket Chris Matthews. Tokoh internet ternama seperti TheGrefg, Caedrel, dan TheDonato juga akan turun ke grid. Saat ditanya hal yang paling dinantikannya dari tantangan berat ini, bintang F1 tersebut hanya mengatakan bahwa ia tak sabar menyaksikan kekacauan besar yang terjadi di hadapannya.



















