Ariana Grande Raih No. 1 Billboard 200 Ketujuh lewat ‘petal’, Catat Pekan Terbesar Dekade Ini
Debut 295.000 unit membuatnya sejajar dengan Lady Gaga dan Janet Jackson sebagai solois perempuan dengan album No. 1 terbanyak kelima.
Ringkasan
Album "petal" milik Ariana Grande melesat langsung ke puncak Billboard 200 dengan 295.000 unit album ekuivalen, menjadi pekan terkuatnya dari sisi penjualan unit sepanjang dekade ini.
Debut tersebut membuat Grande menyamai Lady Gaga dan Janet Jackson sebagai pemilik album No. 1 kelima terbanyak di antara solois perempuan dalam sejarah tangga lagu.
Format fisik menjadi motor utama peluncuran ini, dengan penjualan vinyl saja mencapai 96.000 kopi — pekan terbaiknya sepanjang masa untuk format tersebut.
petal debut di puncak Billboard 200, menjadi album ketujuh Ariana Grande yang menduduki posisi No. 1 sepanjang kariernya sekaligus membukukan raihan unit terbesar dalam sepekan di era 2020-an. Menurut Luminate, album ini masuk chart edisi 15 Agustus dengan 295.000 unit album ekuivalen yang diraih di Amerika Serikat selama pekan pemantauan yang berakhir pada 6 Agustus. Angka tersebut juga menjadi pencapaian terbaiknya dari sisi penjualan album fisik dalam lebih dari satu dekade.
Penjualan album menyumbang 168.000 unit dari total tersebut—pekan penjualan terbesar kedua dalam karier Grande—dan mengantarkannya debut di puncak Top Album Sales. Hanya My Everything yang membukukan angka lebih tinggi, dengan 169.000 unit pada 2014. Unit album ekuivalen dari streaming menyumbang 126.000 unit, setara dengan 128,83 juta streaming resmi sesuai permintaan, serta mengantar album ini debut di No. 1 Top Streaming Albums. Sementara itu, album ekuivalen trek hanya menambahkan 1.000 unit. Strategi perilisan album ini sangat mengandalkan format koleksi, dengan lebih dari 10 varian digital dan streaming—enam di antaranya memuat materi bonus seperti rekaman langsung, pesan suara, versi a cappella, dan instrumental—10 varian piringan hitam termasuk edisi bertanda tangan, lima edisi CD yang salah satunya bertanda tangan, serta dua kaset. Piringan hitam sendiri menyumbang 96.000 unit penjualan pada pekan itu, menjadi pekan penjualan piringan hitam terbaik Grande hingga saat ini sekaligus yang terbesar kelima pada 2026.
Pencapaian ini menempatkan Grande di jajaran istimewa. Dengan tujuh album No. 1 sepanjang karier, ia menyamai Lady Gaga dan Janet Jackson sebagai solois perempuan dengan jumlah album No. 1 terbanyak kelima sejak chart ini mulai diterbitkan secara rutin pada 1956. Di atas mereka hanya ada Taylor Swift (15), Barbra Streisand (11), Madonna (10), dan Beyoncé (delapan). petal menyusul album-album Grande yang sebelumnya mencapai No. 1, yakni Eternal Sunshine, Positions, Thank U, Next, Sweetener, My Everything, dan Yours Truly. Album ini juga menjadi album ke-10 Grande yang menembus 10 besar chart tersebut. Album ini diumumkan pada 28 April dan didahului oleh “Hate That I Made You Love Me”, lagu kesembilannya yang menduduki No. 1 Hot 100, yang debut di puncak chart edisi 13 Juni. Grande kini tengah menjalani The Eternal Sunshine Tour, yang dimulai pada 6 Juni dan berlangsung hingga 1 September.
Di bawah Grande, seluruh posisi No. 2 hingga No. 7 ditempati album-album yang sebelumnya pernah menduduki puncak chart. I’m the Problem milik Morgan Wallen turun dari No. 1 ke No. 2 dengan 75.000 unit, merosot enam persen. Album Olivia Rodrigo, you seem pretty sad for a girl so in love, turun dari No. 2 ke No. 3 dengan 74.000 unit, merosot tujuh persen. Empat posisi berikutnya tak berubah: Dandelion milik Ella Langley bertahan di No. 4 dengan 72.000 unit; The Great Divide milik Noah Kahan di No. 5 dengan 59.000 unit; ICEMAN milik Drake di No. 6 dengan 48.000 unit; serta One Thing at a Time milik Wallen di No. 7 dengan 38.000 unit.
Melengkapi 10 besar, The Art of Loving milik Olivia Dean naik satu peringkat ke No. 8 dengan 37.000 unit. Thriller milik Michael Jackson turun dari No. 8 ke No. 9 dengan 36.000 unit, sementara Stick Season milik Kahan tetap di No. 10 dengan 35.000 unit.



















