Universal Pictures Siapkan Film dari 10 Game Ikonis Atari lewat Kemitraan Studio Baru
Naskah spekulatif orisinal untuk judul pertama yang masih dirahasiakan telah diakuisisi.
Ringkasan
Universal Pictures menjalin kemitraan dengan Atari dan Entertainment 360 untuk menggarap film layar lebar yang diadaptasi dari 10 gim video klasik.
Kesepakatan ini mencakup judul-judul legendaris seperti Pong, Asteroids, Centipede, dan Missile Command.
Produser Guymon Casady bersama para penulis Matt Reilly dan Carl Hampe akan memimpin pengembangan kreatif untuk deretan film aksi berskala besar yang akan datang.
Hollywood terus menggali industri video game untuk mencari inspirasi film blockbuster. Universal Pictures resmi mengamankan hak adaptasi film atas sepuluh properti ikonis Atari melalui kemitraan baru berskala besar. Merek game tersebut menggandeng perusahaan produksi Entertainment 360 untuk membawa dunia-dunia piksel yang menjadi fondasi industri ini ke layar lebar.
Kesepakatan ini mencakup deretan legenda game arcade dan konsol yang sarat nostalgia. Judul-judul yang dipilih untuk diadaptasi ke layar lebar meliputi Asteroids, Adventure, Berzerk, Breakout, Centipede, Crystal Castles, Millipede, Missile Command, Pong, serta Yars’ Revenge. Game-game pionir ini turut membentuk hiburan interaktif pada masanya dan kini menawarkan kanvas kosong untuk diolah menjadi film layar lebar berskala besar. Studio tersebut sebelumnya telah mengakuisisi hak atas adaptasi bertema asteroid pada 2009, tetapi proyek itu tak pernah terwujud.
Kolaborasi ini diawali dengan naskah spekulatif orisinal yang telah diakuisisi studio. Ditulis oleh mantan eksekutif Matt Reilly bersama penulis Carl Hampe, skenario tersebut berfokus pada salah satu dari sepuluh judul klasik itu. Game yang dimaksud masih dirahasiakan untuk saat ini. Keduanya juga akan menjadi produser film mendatang tersebut. Hampe membawa pengalaman dalam film blockbuster, setelah sebelumnya menggarap sejumlah proyek aksi ternama.
Produser Entertainment 360, Guymon Casady, memimpin pengembangan kreatif proyek baru ini. Ia menempatkan semangat imajinatif game-game awal sebagai fondasi untuk membangun petualangan aksi orisinal berskala besar. Ketua dan CEO Atari, Wade Rosen juga menyampaikan antusiasme serupa untuk membawa katalog warisan tersebut ke medium yang sepenuhnya baru. Ia menuturkan bahwa perusahaan itu telah menciptakan dunia-dunia yang tetap relevan secara budaya lebih dari lima dekade setelah pertama kali dirilis.
Kesepakatan besar ini menandai tren industri yang lebih luas: mengubah kekayaan intelektual video game lawas menjadi semesta sinematik berskala besar. Menyusul kesuksesan besar adaptasi game terbaru di box office, studio-studio pun bersemangat meraih audiens lintas media yang sama-sama menguntungkan. Produksi film pertama yang judulnya masih dirahasiakan ini diperkirakan akan dimulai pada akhir tahun depan, dengan target tayang di bioskop pada 2028.





















