Di Balik Aksi Spektakuler Björk Menguasai Museum Raksasa
Dua pameran di National Museum of Iceland mengajak kita menyelami seni imersif dan gaya unik Björk — lengkap dengan rave gerhana matahari, tentu saja.
Dari Debut hingga Nature Manifesto, Björk tak pernah meleset dan justru kian matang seiring waktu. Setelah tampil mengejutkan di Venice Biennale dalam balutan fiberglass dari kepala hingga kaki, sang seniman-penyanyi avant-garde itu kembali ke tanah kelahirannya untuk mengambil alih sebuah museum berskala raksasa (plus rave gerhana matahari) di National Museum of Iceland di Reykjavik.
Dipersembahkan oleh Bottega Veneta, pameran bertajuk Echolalia, menghadirkan tiga instalasi monumental: dua reinterpretasi lagu yang imersif dari era Fossera tersebut, serta cuplikan eksklusif dari “Nerve Bloom,” lagu baru dari album terbarunya yang akan datang.
“Ancestress” dan “Sorrowful Soil,” keduanya diambil dari album 2022 miliknya, menjelma menjadi karya audiovisual yang sangat personal dan diciptakan untuk mengenang sang ibu, aktivis lingkungan Hildur Rúna Hauksdóttir. Dalam karya pertama, sang seniman mengolah duka, garis keturunan, dan siklus kehidupan di sebuah lembah terpencil di Islandia, lengkap dengan musisi dan penari. Karya kedua, instalasi paduan suara sembilan bagian, ditangkap lewat sebuah bukaan oval — hamparan lava cair memuncrat dan melengkung di bawah lanskap bunyi elegiak dari tiga puluh pengeras suara.
Lihat unggahan ini di Instagram
Pameran ini juga menghadirkan bocoran eksklusif dari album 2027 miliknya yang sangat dinanti, lewat karya ketiga, “Nerve Bloom.” Album tersebut dijadwalkan rilis pada 2027, meski judul dan detail lainnya belum diumumkan. “Saya ingin menggabungkan hal-hal lama dengan teknologi, memberinya jiwa dan makna,” ujarnya tentang karya itu dalam sebuah unggahan terbaru. “Seni lukis dan pemrograman komputer bisa berjalan beriringan, saling mendorong untuk mekar lebih jauh menuju dunia yang saling terhubung.”
Selain Echolalia, museum juga membuka pameran pendamping bertajuk Metamorphlings, yang menyoroti hubungan kreatif jangka panjang sang musisi dengan James Merry, sang ahli sulam di balik tampilan-tampilan ikonis nan seolah datang dari dunia lain. Lebih dari 80 topeng yang dibuat Merry bersama dan untuk sang seniman akan dipamerkan.
Echolalia dan Metamorphlings kini dapat dikunjungi di Reykjavík hingga 19 September. Sebagai bagian dari rangkaian Echolalia tersebut, Björk akan menggelar rave sehari penuh dalam kegelapan total bertepatan dengan gerhana matahari 12 Agustus yang menampilkan penampilan dirinya, Arca, Ronja, dan banyak lagi. Kunjungi website museum untuk informasi lebih lanjut.
National Museum of Iceland
Suðurgata 41,
102 Reykjavík,
Iceland



















