Warhorse Studios Resmi Garap RPG Open-World ‘Lord of the Rings’ dan Petualangan Baru ‘Kingdom Come’
Developer ternama di balik ‘Kingdom Come: Deliverance’ ini siap membawa RPG super imersif berbasis cerita andalan mereka ke semesta fantasi ikonik J.R.R. Tolkien.
Ringkasan
-
Developer Warhorse Studios yang berada di bawah naungan Embracer secara resmi telah mengonfirmasi dua proyek besar yang saat ini tengah dikembangkan
-
Studio ini tengah menggarap sebuah “open world Middle-earth RPG” yang akan mengadaptasi mekanik gameplay mereka yang sangat detail dan berfokus pada cerita ke dalam semesta legendaris J.R.R. Tolkien
-
Sebuah “petualangan Kingdom Come baru” juga diumumkan, mengisyaratkan hadirnya sebuah spin-off atau kemungkinan entri utama ketiga dalam franchise bernuansa abad pertengahan tersebut
Bersiaplah menukar lanskap bersejarah penuh lumpur di Bohemia abad pertengahan dengan panorama epik di semesta fantasi J.R.R. Tolkien. Warhorse Studios, developer ternama di balik Kingdom Come: Deliverance franchise tersebut, telah resmi mengonfirmasi bahwa mereka sedang menggarap dua judul besar berikutnya: sebuah game role-playing open-world berlatar Middle-earth dan sebuah Kingdom Come terbaru. Pengumuman ini menandai lompatan monumental bagi studio milik Embracer Group tersebut, sekaligus menempatkan mereka sebagai penantang kelas berat di ranah RPG dunia terbuka.
Lewat media sosial, Warhorse mengonfirmasi rumor yang telah lama beredar soal keterlibatan mereka dengan Lord of the Rings IP tersebut. Secara spesifik digambarkan sebagai “open world Middle-earth RPG”, pilihan kata yang hati-hati ini mengisyaratkan bahwa narasi game tersebut mungkin akan melangkah keluar dari era Perang Cincin yang sudah berkali-kali dieksplorasi. Mengingat rekam jejak Warhorse dengan mekanik yang sangat imersif, realistis, dan narasi bercabang yang kompleks, para penggemar bisa menantikan sebuah proyek yang memadukan Kingdom Come sebagai template gameplay khas studio tersebut dengan keajaiban dan lore fantasi tinggi yang begitu kaya.
Meski tengah berlayar menuju Middle-earth, studio ini tidak meninggalkan franchise andalan pertamanya. Warhorse juga mengonfirmasi bahwa sebuah “petualangan Kingdom Come baru” saat ini sedang digarap secara aktif. Walau frasa tersebut masih membuka peluang bagi sebuah spin-off, banyak yang berasumsi proyek ini pada akhirnya akan menjelma sebagai Kingdom Come: Deliverance 3. Studio tersebut masih menutup rapat detail plot dan gameplay, hanya menyatakan, “Kami tidak sabar untuk berbagi lebih banyak ketika waktunya tepat.”
Deretan pengembangan ambisius ini hadir di tengah pergeseran korporasi berskala besar di tubuh Embracer Group. Perusahaan induk tersebut baru-baru ini mengungkap rencana untuk meluncurkan “Fellowship Entertainment”, sebuah unit bisnis baru yang dirancang untuk semakin memaksimalkan IP paling menguntungkan sekaligus aktif menjajaki kemitraan eksternal untuk IP klasik. Pengumuman game ini juga menyusul perubahan struktur kepemimpinan di Warhorse; mantan Kingdom Come: Deliverance director Daniel Vávra mundur dari jabatannya awal tahun ini untuk memfokuskan diri pada produksi sebuah film layar lebar Kingdom Come: Deliverance.
Setelah meraih kesuksesan besar, baik secara kritis maupun komersial, lewat Kingdom Come: Deliverance II—yang meluncur dengan pujian selangit pada awal 2025—Warhorse Studios telah membuktikan kemampuan teknisnya untuk menghadirkan open world yang padat dan terasa hidup. Meski jadwal rilis, platform tujuan, dan judul resmi untuk Middle-earth RPG dan game Kingdom Come terbarunya masih dijaga ketat, para penggemar RPG punya banyak alasan untuk antusias menyambut masa depan studio yang amat ambisius ini.



















