Intip Flagship Store Pertama Palace Skateboards di Daratan Tiongkok, Berlokasi di Shanghai
Berada di dalam kompleks bersejarah Zhangyuan, flagship baru ini memadukan arsitektur taman klasik Tiongkok dengan identitas khas Palace yang langsung dikenali.
Ringkasan
- Palace Skateboards akan membuka gerai mandiri pertamanya di daratan Tiongkok pada 23 Mei, berlokasi di dalam kompleks bersejarah Zhangyuan di Distrik Jing’an, Shanghai.
- Desain tokonya terinspirasi arsitektur taman klasik Tiongkok, meneruskan pendekatan Palace yang selalu menyesuaikan tiap lokasi dengan konteks budaya di sekelilingnya.
- Pembukaan ini turut dirayakan dengan koleksi eksklusif Shanghai yang menampilkan branding “Shang-Hi”, maskot kelinci zodiak Tiongkok, serta grafis yang merujuk pada ikon kota Oriental Pearl Tower.
Palace Skateboards selalu tumbuh dengan ritme dan aturan mainnya sendiri. Sejak Lev Tanju dan Gareth Skewis meluncurkan brand ini pada 2009 dari scene skate London, setiap langkah besarnya terasa bukan seperti ekspansi yang dingin dan penuh kalkulasi, melainkan perpanjangan organik dari kultur tempat Palace sudah mengakar. Toko Shanghai, yang dibuka 23 Mei di dalam kompleks Zhangyuan yang direstorasi di Distrik Jing’an, menjadi bukti terbaru naluri tersebut. Ini adalah lokasi mandiri pertama Palace di daratan Tiongkok, dan dalam ukuran apa pun, merupakan pernyataan ritel brand yang paling ambisius secara arsitektural sejauh ini.
Untuk benar-benar menangkap apa yang direpresentasikan toko Shanghai, ada baiknya menelusuri bagaimana Palace membangun pendekatan ritelnya sejak awal. Outpost permanen pertama brand ini di London, yang dibuka di Soho setelah bertahun-tahun hanya mengandalkan drop lewat toko online dan segelintir stockist, menetapkan sebuah blueprint: ruang yang terasa seperti perpanjangan dari kru, bukan sekadar lantai toko konvensional. Falsafah itu kemudian dibawa ke New York, Los Angeles, Tokyo, Osaka, Fukuoka, dan lokasi mereka di Korea—Apgujeong dan Hongdae. Setiap toko menyerap sesuatu dari lingkungannya tanpa mengurangi ciri khas yang membuat Palace langsung dikenali. Shanghai melanjutkan pola tersebut, sekaligus menaikkan standar jauh lebih tinggi.
Zhangyuan bukan pilihan lokasi yang kebetulan. Sebagai salah satu kompleks heritage paling legendaris di Shanghai, area ini berasal dari akhir Dinasti Qing dan baru saja direstorasi untuk menjaga karakter arsitektur aslinya. Keputusan Palace menanamkan Tri-ferg di ruang dengan bobot sejarah seperti ini menunjukkan kesengajaan dalam cara brand tersebut ingin dibaca di Tiongkok. Ini bukan brand yang sekadar ‘terjun payung’ masuk pasar. Ini brand yang benar-benar mengerjakan PR-nya. Tri-ferg tiga dimensi berlapis cermin, yang dimiringkan ke bawah di pintu masuk untuk menyambut pengunjung, berdiri di depan fasad historis yang terjaga dengan cara yang terasa sangat dipertimbangkan, bukan dipaksakan.
Desain interiornya meneruskan sensitivitas yang sama. Lantai batu dan limestone mengakar kuatkan ruang ini secara material, sementara permukaan cermin plus aksen emas dan merah memberi isyarat halus pada tradisi budaya Tiongkok tanpa jatuh menjadi pastiche. Struktur yang terinspirasi paviliun menjadi titik pusat toko, menggemakan arsitektur taman klasik. Di teras, elemen menyerupai kolam menghadirkan pulau kecil dengan pohon penjing berdampingan dengan cherub khas Palace—perpaduan yang menyatukan identitas brand yang jenaka dan irreverent dengan rasa hormat tulus pada kosa kata arsitektural ruang yang mereka tempati. Untuk sebuah brand yang bermula dari syuting video skate di bawah jembatan-jembatan London, ini merupakan evolusi pemikiran ruang yang luar biasa.
Koleksi eksklusif Shanghai semakin menegaskan narasi tersebut. Branding “Shang-Hi” hadir di biker jacket, sports jersey, hoodie, T-shirt, hingga aksesori, ditemani maskot kelinci dari zodiak Tiongkok dan grafis yang memberi penghormatan pada Oriental Pearl Tower di Shanghai. Motif tangan Tri-ferg yang melambai—ikon berulang dalam rilisan terbaru Palace—merajut koleksi ini kembali ke inti brand, sementara referensi spesifik kota menegaskan bahwa ini bukan stok rak yang diambil begitu saja dari lini utama. Koleksi ini dibuat untuk pembukaan ini, untuk kota ini, untuk momen ini.
Perhatian terhadap konteks itulah yang membedakan ekspansi ritel Palace dari peluncuran global generik yang membuat begitu banyak brand seangkatannya kehilangan karakter. Kini mereka telah membuka toko di tiga benua tanpa satu pun lokasi yang terasa bisa dipertukarkan satu sama lain. Di era ketika flagship store sering kali tak lebih dari sekadar latar bermerek untuk produksi konten, Palace tetap memperlakukan ruang fisik tokonya sebagai pernyataan kreatif yang autentik.
Palace Skateboards Shanghai akan dibuka pada Sabtu, 23 Mei, dengan koleksi eksklusif Shanghai yang tersedia di lokasi.
Palace Skateboards
Unit W1-1A, Zhangyuan
280 Maoming North Road, Distrik Jing’an
Shanghai



















