Kolaborasi Coca-Cola x G-SHOCK Terbaru Terinspirasi Botol Contour Klasik
Merayakan 140 tahun sang raksasa minuman dengan resin bio-based dan detail desain super rapi.
Ringkasan
- Jam tangan kolaboratif terbaru ini menggunakan seri 2100 G-SHOCK yang populer sebagai basis utamanya
- Sorotan konstruksinya mencakup penggunaan resin bio-based hijau tembus pandang dan struktur Carbon Core Guard
- Detail ukiran halus pada dial dan case back secara langsung merujuk pada elemen ikonis botol Coca-Cola
G-SHOCK merayakan 140 tahun Coca-Cola dengan jam tangan terbaru GA-2100CC-3A. Dibangun di atas rangka oktagonal khas seri GA-2100 yang begitu digemari, model kolaboratif ini menanggalkan branding merah terang yang biasanya jadi pakem, dan menggantinya dengan eksplorasi material spesial yang terinspirasi dari botol kaca contour Coca-Cola klasik.
Dikembangkan dengan perhatian ekstrem pada detail visual dan sentuhan, jam tangan ini menampilkan case dan bezel ramping yang dibentuk dari resin bio-based hijau tembus pandang. Aplikasi warna khusus ini secara langsung meniru rona khas botol kaca Coca-Cola vintage. Pilihan material tersebut diteruskan hingga ke strap resin bio-based senada, memastikan jam tetap mempertahankan daya tahan khas G-SHOCK sekaligus mengusung pendekatan produksi yang lebih ramah lingkungan. Di baliknya, arsitektur jam memakai struktur Carbon Core Guard andalan Casio, membuat bobotnya tetap ringan di angka 51 gram, namun tetap menawarkan ketahanan benturan dan water resistance hingga 200 meter.
Beranjak ke bagian dial, desainnya memadukan mekanisme jam yang fungsional dengan permainan tema yang subtil. Permukaan cokelat bertekstur ini menggunakan pola cetak yang dimaksudkan membangkitkan kesan gelembung karbonasi, berkontras dengan indeks penanda waktu rose-gold yang menonjol. Grafis botol kustom berfungsi sebagai indikator hari pada posisi jam 9, menghadirkan motif bergalur khas botol contour. Tekstur bergalur yang sama diulang pada loop strap bio-resin, sementara case back stainless steel disempurnakan dengan ukiran eksklusif berbentuk tutup botol. Pencahayaan Dual LED dan daya tahan baterai hingga tiga tahun melengkapi paket teknisnya.
Untuk memahami bobot setiap rilis 2100 terbaru, perlu menengok kembali pergeseran besar yang ditimbulkan model ini saat debut pada 2019. Awalnya diluncurkan sebagai tambahan yang nyaris tanpa sorotan di katalog G-SHOCK, profil ramping GA-2100 dan bezel oktagonal khasnya seketika memancing perbandingan dengan Audemars Piguet Royal Oak yang legendaris. Komunitas dengan cepat menjulukinya “CasiOak,” yang kemudian memicu gelombang masif mod kit metal pihak ketiga dan kustomisasi aftermarket yang mendominasi pemberitaan jam tangan. G-SHOCK dengan cerdas merangkul hype tersebut, lalu menjawab permintaan pasar dengan versi metal resmi (seri GM-2100) dan iterasi full-metal kelas atas yang berhasil menjembatani ruang antara aksesori streetwear terjangkau dan estetika horologi mewah.
Lihat detail jamnya di atas. Coca-Cola x G-SHOCK GA-2100CC-3A dibanderol ¥27.500 JPY (sekitar $175 USD) dan akan tersedia mulai Mei 2026 melalui Casio webstore.



















