Breitling Rayakan Misi Artemis II dengan Navitimer Cosmonaute Artemis II Edisi Terbatas
Merayakan penerbangan lunar dengan dial meteorit biru, layout 24 jam, dan hanya 450 buah manual-wind di seluruh dunia.
Ringkasan
- Breitling merilis Navitimer B02 Chronograph 41 Cosmonaute edisi terbatas untuk memperingati misi Artemis II, dengan dial meteorit biru galaksi dan tampilan 24 jam yang ikonis.
- Dibatasi hanya 450 buah di seluruh dunia, jam ini menampilkan logo misi Artemis II timbul pada caseback transparan dan dibanderol seharga US$11.900.
Menyusul splashdown sukses dari misi lunar flyby NASA yang sangat dinantikan, Breitling secara resmi memperkenalkan Navitimer B02 Chronograph 41 Cosmonaute Artemis II. Rilis ini menjadi pernyataan budaya berskala besar bagi rumah jam tangan Swiss tersebut, membangkitkan kembali warisan penjelajahan luar angkasa yang dimulai ketika Cosmonaute menjadi jam tangan Swiss pertama di luar angkasa pada misi Mercury-Atlas 7 tahun 1962. Merebut kembali posisinya di antara bintang-bintang, Breitling meraih kemenangan pemasaran organik besar ketika keempat anggota kru terlihat mengenakan kronograf ini berdampingan dengan perlengkapan resmi NASA mereka.
Jam ini mengusung case baja antikarat berdiameter 41 mm dengan ketebalan 13 mm dan panjang lug-to-lug 47,09 mm, tetap setia pada proporsi vintage model orisinalnya. Daya tarik visual utamanya adalah dial meteorit biru yang unik. Dibentuk dari batu luar angkasa asli yang tersusun atas besi dan nikel, dial ini dietsa asam untuk menampilkan pola Widmanstätten alami. Berkat struktur kristal organiknya, tak ada dua dial yang benar-benar identik. Ini baru kedua kalinya brand tersebut menggunakan meteorit dalam lini koleksinya, setelah Erling Haaland Signature Chronomat tahun lalu. Wajah biru pekatnya dikontraskan dengan bezel slide rule melingkar berwarna hitam dan aksen kronograf merah.
Di balik bodinya, jam ini digerakkan oleh Breitling Manufacture Caliber B02. Movement manual-wind bersertifikasi COSC ini mengusung arsitektur column-wheel dan vertical clutch, menghadirkan cadangan daya impresif hingga 70 jam. Beroperasi pada 28.800 getaran per jam, mekanisme tersebut dapat diintip melalui caseback safir transparan dengan finishing pelapisan rhodium dan dekorasi Geneva stripes. Setia pada warisan Cosmonaute, jam ini menggunakan tata letak dial 24 jam. Astronaut Scott Carpenter secara khusus meminta tampilan ini pada awal 1960-an untuk membantunya membedakan siang dan malam saat mengorbit Bumi—sebuah fitur praktis yang tetap relevan untuk penerbangan luar angkasa modern.
Edisi spesial ini dipadukan dengan strap kulit alligator biru yang dilengkapi clasp lipat berbahan baja antikarat. Ukiran khusus misi melingkari ring baja pada caseback terbuka, menonjolkan logo misi dan nomor seri masing-masing. Dengan produksi sangat terbatas hanya 450 unit, jam ini menegaskan kembali sejarah panjang label tersebut di dunia penerbangan dan kedirgantaraan. Untuk memperingati misi Artemis II, kronograf ini kini tersedia di butik resmi brand dan retailer berizin, dengan harga jual US$11.900.





















