Punch, Monyet Bayi Viral, Jadi Bintang di Game Baru ‘Zoo Fighter’
Game browser garapan mantan developer ‘Fortnite’ Richie Branson ini juga mengampanyekan kesejahteraan satwa di kebun binatang.
Ringkasan
- Mantan Fortnite developer Richie Branson merilis sebuah game berbasis web gratis berjudul Zoo Fighter yang terinspirasi dari sensasi viral di internet, Punch si bayi monyet makaka
- Para pemain berperan sebagai si monyet kecil dan harus mempertahankan diri dari serangan musuh menggunakan mekanik klik mouse sederhana demi mencapai sebuah suaka virtual
- Proyek ini menjadi medium advokasi bagi hewan-hewan dalam kurungan dan bertujuan meningkatkan kesadaran tentang keunggulan suaka primata dibandingkan kebun binatang konvensional
MantanFortnite developer Richie Branson secara resmi memperkenalkan Zoo Fighter, game web free-to-play yang terinspirasi dari kisah viral Punch, bayi makaka dari Ichikawa Zoo di Jepang.
Terinspirasi dari rangkaian peristiwa nyata yang membuat si monyet kecil jadi sorotan internet, game berbasis peramban ini menawarkan pengalaman bermain yang lugas dan berfokus pada misi. Pemain memerankan Punch—lengkap dengan boneka orangutan kesayangannya—dan harus menahan gempuran gelombang monyet agresif. Inti permainan sepenuhnya mengandalkan klik mouse sederhana untuk menyingkirkan para pengganggu sebelum mereka sempat menyerang.
Setelah berhasil mengalahkan 100 target musuh, game ini menghadiahi pemain dengan mengirim Punch ke sebuah suaka hewan yang aman. Di balik mekanik bergaya arcade, judul ini juga berfungsi sebagai medium advokasi digital. Tab “Learn More” yang terintegrasi menampilkan sebuah manifesto yang menyebut proyek ini sebagai “surat cinta untuk semua hewan yang sedang menjalani hukuman di kebun binatang.” Teks di dalam game secara tegas mengedepankan pentingnya kesejahteraan hewan, menyoroti keunggulan ruang suaka alami dibandingkan tontonan publik dan kurungan.
Zoo Fighter saat ini bisa dimainkan secara gratis melalui peramban web.


















