Chupa Chups dan BBH London Ciptakan Lolipop Anti Peluru yang Nyaris Tak Bisa Dihancurkan
Permen taktis ini hadir sebagai aksi promosi untuk memperkenalkan desain bungkus baru Chupa Chups yang jauh lebih mudah dibuka.
Ringkasan
- Chupa Chups memainkan reputasi bungkusnya yang terkenal super bandel lewat kampanye pemasaran terbarunya
- Merek permen ini berkolaborasi dengan agensi BBH London untuk menciptakan lolipop yang nyaris tak bisa dihancurkan
- Meski versi anti peluru ini hanya aksi promosi, desain bungkus baru yang lebih mudah dibuka sudah mulai diluncurkan
Chupa Chups akhirnya menanggapi keluhan soal bungkusnya yang terkenal susah dibuka dengan melakukan hal sebaliknya: merilis Chupa Chups Impossible yang ultra-tahan banting. Berkolaborasi dengan agensi periklanan global BBH London, merek permen legendaris ini menghadirkan edisi terbatas berisi 250 lolipop yang dibungkus material antipeluru asli untuk merayakan kehadiran desain bungkus barunya yang lebih ramah pengguna.
Benar-benar bermain dengan mitos budaya soal segel bungkusnya yang ngeyel, Chupa Chups Impossible dirancang layaknya perlengkapan taktis. Permen ini dibalut rapat dalam beberapa lapisan pelindung, dimulai dari dasar serat karbon. Lalu dibungkus lagi dengan serat aramid — material yang persis sama digunakan pada rompi antipeluru kelas militer — sebelum dilapisi silikon karbida. Untuk menyempurnakan desain yang nyaris tak tertembus, seluruh lolipop kemudian dicelupkan ke dalam karet cair yang kental.
Menurut BBH London, produk final ini benar-benar tahan pisau, tahan api, dan sanggup menahan lebih dari 1.000 kilogram tekanan tanpa retak sedikit pun. Meski versi tak bisa dihancurkan ini murni aksi promosi yang dibatasi hanya 250 unit, kampanye ini menjadi salam perpisahan yang serba heboh untuk bungkus lama sang brand. Ke depannya, raksasa permen ini beralih ke pengalaman membuka bungkus yang jauh lebih mulus.
Lolipop Chupa Chups dengan bungkus baru yang lebih mudah dibuka sudah mulai beredar dan diperkirakan akan tersedia di gerai-gerai di seluruh Indonesia sebelum akhir tahun.












