adidas Mulai Era Baru Road Running dengan Memperkenalkan Hyperboost Edge
Peluncurannya libatkan sejumlah pelari iconic dari Asia Tenggara
adidas resmi memperkenalkan sepatu lari terbaru mereka, Hyperboost Edge, lewat sebuah event global eksklusif yang menghadirkan komunitas pelari dari berbagai negara Asia Tenggara. Untuk merayakan peluncuran ini, adidas mengajak sejumlah kreator dan atlet seperti Jennifer Bachdim, Caleb Nguyen, Bryan Chin, hingga Hannah Pangilinan ke Los Angeles untuk mencoba langsung performa sepatu tersebut di berbagai aktivitas.
Begitu memasuki ruang reveal, para tamu langsung melihat siluet Hyperboost Edge untuk pertama kalinya. Pengujian sepatu pun langsung dimulai di lokasi. Pebasket profesional Caleb Nguyen menjadi salah satu yang pertama menjajalnya, mencoba langsung kombinasi upper woven yang ringan serta outsole LIGHTTRAXION dengan daya cengkeram tinggi. Menurutnya, sepatu ini memberikan rasa bebas saat bergerak, sesuatu yang membuatnya semakin tertarik untuk lari santai di jalanan Hanoi, kota tempat ia tinggal.
Dari perspektif style, founder SneakerLAH Bryan Chin melihat Hyperboost Edge sebagai sepatu lari yang tetap kuat secara estetika tanpa terlihat seperti sepatu performance yang besar dan bulky. Material Primeweave yang digunakan memberikan tampilan yang lebih sleek dan premium. Desainnya juga menampilkan midsole tebal dengan siluet yang bold, lengkap dengan three stripes yang untuk pertama kalinya ditempatkan langsung di stacked midsole pada lini sepatu lari adidas, sebagai penanda teknologi performa yang dibawanya.
Secara visual, midsole yang terlihat inflated serta branding yang unik membuat sepatu ini terasa lebih lifestyle oriented. Artinya, Hyperboost Edge tidak hanya cocok dipakai untuk lari, tetapi juga untuk aktivitas sehari hari. Hal ini juga dirasakan oleh Jennifer Bachdim yang menjalani keseharian sebagai pelari sekaligus ibu. Menurutnya, sepatu ini cukup nyaman untuk latihan lari rutin sekaligus fleksibel dipakai untuk aktivitas harian seperti mengantar anak sekolah.
Pengujian di dunia nyata berlanjut lewat sesi group run di area Santa Monica Beach. Kreator sekaligus pemilik run club Hannah Pangilinan menyebut Hyperboost Edge sebagai sepatu yang dirancang untuk berbagai tipe pelari. Kombinasi bobot ringan, energy return, dan cushioning maksimal menjadi tiga elemen utama yang ditawarkan. Ia juga menyoroti teknologi Comfort Pods di bagian heel yang memberikan stabilitas tambahan sekaligus menjaga kaki tetap nyaman bahkan setelah lari selesai.
Sepatu ini dibekali 45mm stack Hyperboost Pro foam pada midsole, dirancang untuk mengikuti gerakan alami kaki sekaligus memberikan bantalan dan respons yang maksimal. Dengan pendekatan desain yang menggabungkan performa dan gaya, Hyperboost Edge diposisikan sebagai sepatu yang cocok dipakai mulai dari sesi lari harian hingga aktivitas setelahnya.
adidas Hyperboost Edge siap diluncurkan secara gobal pada tanggal 17 Maret mendatang. Cek laman resmi adidas Hyperboost Edge untuk cari tau informasi lebih lanjut.
View this post on Instagram











