The Maze NYC: Klub Anggota Sober yang Mendefinisikan Ulang Nightlife

Dirancang oleh Opa Architects dan Laube Studio, hub sosial seluas 4.600 kaki persegi ini menghadirkan ruang pertemuan penuh koneksi tanpa alkohol.

Desain
555 0 Komentar
Simpan

Ringkasan

  • Opa Architects dan Laube Studio merancang The Maze, klub anggota bebas alkohol seluas 4.600 kaki persegi di Chelsea dengan tata ruang non-linear bernuansa bistro.
  • Ruang ini mencakup Apothecary Bar, pod co-working, dan kafe yang dikurasi oleh Tom Colicchio.

Berada di kawasan Chelsea, Manhattan, The Maze adalah klub anggota bebas alkohol yang pionir, dirancang sebagai “third place” bagi warga New York yang mencari koneksi sosial tanpa kehadiran minuman beralkohol. Sebuah proyek kolaboratif antara Opa Architects dan Laube Studio, ruang seluas 4.600 kaki persegi ini menghadirkan ulang suasana lounge tradisional lewat perspektif kesadaran diri dan wellness.

Tata letak klub ini sengaja dibuat non-linear, terinspirasi langsung dari namanya untuk mendorong eksplorasi dan interaksi spontan, menawarkan program yang beragam mulai dari area kerja, lounge komunal, hingga bar khusus yang menyajikan eliksir botani non-alkohol dengan profil rasa kompleks. Di pusatnya terdapat ruang makan yang sangat fleksibel, berfungsi sebagai kafe, restoran, sekaligus hub co-working, dengan Crafted Hospitality yang dipimpin oleh Tom Colicchio yang mengawasi dapurnya.

Interiornya mengusung estetika bistro Eropa kontemporer, dengan bar mosaik berlapis ubin hijau yang dimahkotai batu hijau, kain banquette Pierre Frey, dan kursi beludru yang empuk. Lengkungan lebar, garis-garis simetris, dan lantai kayu menciptakan tempo visual di seluruh ruang, sementara sports lounge menghadirkan energi yang lebih kasual dengan sofa dalam, meja biliar, dan layar yang terintegrasi secara subtil. Desain pencahayaan yang strategis semakin menguatkan suasana, bergeser dari cahaya alami yang lembut dan menyebar di siang hari menjadi semburat amber bernuansa senja pada malam hari untuk menjaga energi sosial yang tetap sophisticated.

Fungsionalitas berpadu dengan desain berkonsep tinggi lewat fasilitas khusus klub ini, termasuk “sensory library” dan pod kedap suara untuk kerja penuh fokus atau momen refleksi pribadi. Pusat perhatian venue ini adalah Apothecary Bar, instalasi skulptural dari batu daur ulang tempat para mixologist meracik minuman dengan adaptogen dan wine tanpa alkohol kelas atas. Dengan memprioritaskan material taktil dan alur arsitektur yang mengalir, tim desain menciptakan lingkungan yang terasa premium dan eksklusif, sekaligus menantang anggapan bahwa sebuah destinasi malam yang dinamis harus menjadikan alkohol sebagai pusatnya.

Baca Artikel Lengkap

Baca Berikutnya

NONFICTION Buka Toko Fisik Pertama di AS di Lower East Side, NYC
Fashion

NONFICTION Buka Toko Fisik Pertama di AS di Lower East Side, NYC

Dirancang bersama Charlap Hyman & Herrero, ruang ini menjadi jembatan budaya antara Hannam-dong di Seoul dan New York.

New Era Hadirkan Flagship NYC Baru yang Rayakan Heritage dan Akar Otentik Brand
Fashion

New Era Hadirkan Flagship NYC Baru yang Rayakan Heritage dan Akar Otentik Brand

Brand headwear ikonik ini resmi membuka flagship resmi Amerika Utara di New York City, lengkap dengan area kustomisasi dan koleksi eksklusif internasional.

Toko Flagship Nike SoHo NYC Resmi Tutup, Lokasinya Bakal Jadi IKEA Terbaru
Fashion

Toko Flagship Nike SoHo NYC Resmi Tutup, Lokasinya Bakal Jadi IKEA Terbaru

Pertama kali dibuka pada 2016, flagship legendaris ini resmi tutup pada 10 Januari, memberi jalan bagi gerai IKEA baru.


Arus Tak Kasatmata Menjelma Bentuk di ‘Falling Water Given’ Karya Yuko Mohri
Seni

Arus Tak Kasatmata Menjelma Bentuk di ‘Falling Water Given’ Karya Yuko Mohri

Dalam pameran tunggal perdananya di Tanya Bonakdar Gallery, sang seniman mengubah kekuatan lingkungan menjadi lanskap kinetik yang memikat dan imersif.

Wrist Check: Rauw Alejandro Pamer Jam Jacob & Co. Caviar Tourbillon Baguette Seharga US$1 Juta di Grammy 2026
Jam Tangan

Wrist Check: Rauw Alejandro Pamer Jam Jacob & Co. Caviar Tourbillon Baguette Seharga US$1 Juta di Grammy 2026

Dihiasi 424 batu mulia potongan baguette dan satu berlian rose-cut di crown.

HH-118389225 Hadirkan Techwear Modular untuk FW26
Fashion

HH-118389225 Hadirkan Techwear Modular untuk FW26

Sub-label Helly Hansen ini memurnikan sistem bernuansa arsipnya untuk lingkungan urban hingga kondisi ekstrem.

The Mercer Brand Luncurkan Re‑Run Drive: Gaya Baru Sepatu Driving Modern
Footwear

The Mercer Brand Luncurkan Re‑Run Drive: Gaya Baru Sepatu Driving Modern

Siluet elegan yang dirancang untuk kontrol maksimal, kenyamanan, dan gaya.

Intip Deretan Best Dressed di Grammy Awards 2026
Fashion

Intip Deretan Best Dressed di Grammy Awards 2026

Menandai era baru luxury eksperimental yang dipimpin Bad Bunny, Pharrell, Harry Styles, Kendrick Lamar dan lainnya.

Nike KD 18 All-Star "Warning Label": Tribut untuk Sang Slim Reaper
Footwear

Nike KD 18 All-Star "Warning Label": Tribut untuk Sang Slim Reaper

Signature terbaru Kevin Durant ini resmi jadi bagian koleksi premium 2026 LX.

WACKO MARIA Gandeng Tim Lehi untuk Koleksi Spring/Summer 2026
Fashion

WACKO MARIA Gandeng Tim Lehi untuk Koleksi Spring/Summer 2026

Drop musiman ini menonjolkan grafis khas sang seniman tato pada deretan kemeja open-collar.


Salomon Hadirkan XT-4 OG GORE-TEX “Maroon Banner” yang Stylish
Footwear

Salomon Hadirkan XT-4 OG GORE-TEX “Maroon Banner” yang Stylish

Dihiasi aksen “Winter Bloom” dan “Grape Leaf” yang menciptakan efek gradasi berlapis.

Gramicci Hadirkan Kembali “Original Freedom” untuk Musim Semi/Panas 2026
Fashion

Gramicci Hadirkan Kembali “Original Freedom” untuk Musim Semi/Panas 2026

Perintis brand climbing ini memadukan warisan “dirtbag” yang rugged dengan inovasi material Jepang yang canggih.

Tampilan Resmi Nike Book 2 All-Star “Warning Label”
Footwear

Tampilan Resmi Nike Book 2 All-Star “Warning Label”

Signature kedua Devin Booker tampil dengan sentuhan high-gloss untuk meramaikan All-Star 2026.

Wrist Check: J Balvin Pamer Audemars Piguet Royal Oak “Jumbo” Full Yellow Gold di Red Carpet
Jam Tangan

Wrist Check: J Balvin Pamer Audemars Piguet Royal Oak “Jumbo” Full Yellow Gold di Red Carpet

Lebih dari 10 karat yellow sapphire yang berkilau sempurna memantulkan persona vibran J Balvin di karpet merah.

Diptyque Hadirkan Kembali Orphéon Lewat Eau de Toilette Terbaru dan Deretan Objek Sensorial
Fashion

Diptyque Hadirkan Kembali Orphéon Lewat Eau de Toilette Terbaru dan Deretan Objek Sensorial

Natalie Cetto menyuntikkan napas baru pada ikon bernuansa kayu ini lewat formula segar bernuansa citrus, dipertegas sentuhan green tangerine dan yuzu Jepang.

Gaya Red Carpet Terkece Artis Latin di GRAMMY Awards 2026
Fashion

Gaya Red Carpet Terkece Artis Latin di GRAMMY Awards 2026

Dari momen bersejarah Bad Bunny dalam Schiaparelli hingga romantisme etereal Karol G, para artis Latin menegaskan dominasi gaya global dan kekuatan ekonomi mereka yang kian melesat.

More ▾