Milly Alcock Terbang Kabur dari Krypton di Trailer Baru ‘Supergirl’
DC Studios menghadirkan “Girl of Steel” dalam kisah western antargalaksi yang kelam, dibintangi juga Jason Momoa sebagai Lobo.
Ringkasan
- Warner Bros. Pictures merilis trailer terbaru yang eksplosif untuk Supergirl di ajang Super Bowl LX
- Disutradarai oleh Craig Gillespie, film ini menjanjikan pergeseran besar dari formula klasik kisah origin superhero.
- Dibintangi Milly Alcock sebagai karakter utama, trailer ini menggoda dengan visual yang memukau sekaligus mengonfirmasi peran Jason Momoa.
DC Universe resmi menemukan Kara Zor-El terbarunya. Warner Bros. merilis trailer terbaru yang eksplosif untuk Supergirl di ajang Super Bowl LX. Disutradarai oleh Craig Gillespie, film ini menjanjikan pergeseran besar dari formula klasik kisah origin superhero. Dibintangi Milly Alcock sebagai karakter utama, trailer tersebut menawarkan sekilas sinema ruang angkasa yang stylish dan berkarakter keras, ketika sepupu Superman meninggalkan langit cerah Metropolis untuk menjelajah frontier galaksi yang brutal.
Diangkat dari seri komik yang menuai banyak pujian kritikus, Supergirl: Woman of Tomorrow, dengan naskah garapan Ana Nogueira yang menempatkan Kara Zor-El di jalur yang jauh lebih kelam dibanding sang sepupu tenarnya. Setelah seorang musuh tak terduga dan kejam—diperankan Matthias Schoenaerts—mengusik hingga ke ranah pribadinya, Kara terpaksa menapaki jalan balas dendam. Cuplikan tersebut mengungkap bahwa ia tak akan berpetualang sendirian; ia dengan enggan bersekutu dengan seorang “rekan tak terduga” bernama Lobo, pemburu bayaran Czarnian pengisap cerutu yang diperankan Jason Momoa. Duet ini menegaskan spekulasi berbulan-bulan soal peran baru Momoa dalam DC Universe versi reboot James Gunn dan Peter Safran.
Ensemble pemainnya menampilkan Eve Ridley sebagai Ruthye Marye Knoll, alien muda yang merekrut Supergirl untuk misinya, bersama David Krumholtz, Emily Beecham, dan Schoenaerts sebagai sosok antagonis Krem of the Yellow Hills. Trailer ini memamerkan estetika unik film tersebut, memadukan sci-fi high-fantasy dengan nuansa western klasik yang berdebu. Sinematografer Rob Hardy dan production designer Neil Lamont merancang sebuah semesta yang terasa kuno dan berjejak, berbeda dari garis-garis rapi khas film-film DC sebelumnya.
Diproduseri oleh co-head DC Studios James Gunn dan Peter Safran, Supergirl menjadi pilar kunci dalam bab baru DCU bertajuk “Gods and Monsters”. Proyek ini menandai pergeseran menuju gaya penceritaan yang lebih digerakkan oleh visi sutradara, dengan Gillespie menyuntikkan perpaduan khas antara dark humor dan energi kinetik ke dalam franchise ini. Simak trailer-nya di atas. Supergirl dijadwalkan mendarat di bioskop dan layar IMAX di seluruh Amerika Utara pada 26 Juni 2026, dengan perilisan internasional yang dimulai pada 24 Juni.

















