BAIT x G-SHOCK Hadirkan Tema Pisang yang Berani Lewat DW5600 "Yamagata's Finest"
Perilisan ini memberikan penghormatan kepada prefektur di Jepang tempat setiap G-SHOCK bermula.
Ringkasan
G-SHOCK dan BAIT kembali bersatu dalam seri DW5600 lewat "Yamagata's Finest," sebuah rilisan yang memberi penghormatan kepada prefektur di Jepang tempat lini produksi G-SHOCK bermula
Desainnya terinspirasi dari buah pisang di tingkat kematangan terbaiknya, sebuah anggukan jenaka tentang momen krusial yang sangat selaras untuk sebuah jam tangan sekaligus kemitraan yang telah terjalin lama
Kemasan kaleng dan boks kustomnya memperkenalkan "Shawty with Freckles," maskot yang dihadirkan untuk merepresentasikan kurasi budaya bersama di balik kolaborasi ini
G-SHOCK dan BAIT kembali berkolaborasi lewat DW5600 untuk “Yamagata’s Finest,” interpretasi bertema pisang pada siluet kotak klasik yang menghormati Prefektur Yamagata, rumah bagi Jalur Produksi Premium Casio. Dijuluki sebagai edisi “non-GMO,” kolaborasi ini meninggalkan referensi eksternal demi memberikan penghormatan kepada tempat di mana setiap G-SHOCK memulai langkahnya.
Jam tangan ini benar-benar totalitas dengan tema buahnya. Cangkang dan talinya dibalut warna kuning pisang pekat, membingkai pelat jam abu-abu muda yang mengelilingi layar digital kebiruan dengan penunjuk hari, tanggal, dan waktu. Bezelnya mempertahankan tata letak khas DW5600, dengan tulisan “PROTECTION” tercetak di bagian atas dan huruf “G-SHOCK” di bagian bawah dalam rona kontras yang lembut. Bintik-bintik gelap kecil yang tersebar di sepanjang tali tampak meniru bintik gula yang muncul pada kulit pisang tepat saat mencapai tingkat kematangan paling manis.
Kematangan inilah yang menjadi inti leluconnya. Pisang di puncak kematangannya sangat bergantung pada waktu, yang menjadikannya sangat cocok untuk sebuah jam tangan dan, seperti yang digambarkan oleh kedua merek tersebut, menjadi momen yang pas bagi keduanya untuk kembali bersatu. Palet kuning di atas abu-abu membuat konsepnya mudah ditangkap pada pandangan pertama tanpa harus bergantung pada grafis, membiarkan warnanya sendiri yang bercerita.
Kemasannya pun memperkuat tema ini. Alih-alih kotak G-SHOCK standar, jam tangan ini hadir dalam kaleng dan kotak khusus yang menampilkan “Shawty with Freckles,” maskot dadakan yang diposisikan sebagai wajah kemitraan ini serta simbol kesamaan budaya antara BAIT dan Casio. Dalam gambar promosi, karakter tersebut muncul pada lencana oval biru yang ditata menyerupai stiker produk segar, lengkap dengan logo “Shawty” bergaya tegak bersambung.
Kisah yang lebih mendalam terletak di Yamagata. Prefektur ini menaungi Jalur Produksi Premium Casio dan pabrik tempat produksi G-SHOCK bermula, menjadikannya titik fokus yang pas untuk kolaborasi tentang asal-usul. Fasilitas Casio di sana, Yamagata Casio di Higashine, juga dikenal karena memproduksi model MR-G dan MT-G kelas atas. DW5600 sendiri menelusuri sejarahnya ke DW-5000C orisinal, jam tangan kotak tahan guncangan yang meluncurkan G-SHOCK pada tahun 1983, sehingga memasangkan model ini dengan rumah produksinya membuat kolaborasi ini terasa begitu paripurna.
Jam tangan G-SHOCK x BAIT “Yamagata’s Finest” DW5600 kini tersedia secara daring.