Terbatas hanya 70 unit, desain tanpa crown ini tampil makin hangat dan sophisticated berkat pelapisan rose gold 4N.
Kolaborasi ini kembali di FW25, memadukan warisan digital T80 dengan sentuhan subversif avant-garde khas MM6.
Tekstur lembut pada dial tembaga tampil dinamis, berpadu kontras dengan kilau dingin casing baja poles.
Melanjutkan kolaborasinya dengan seri ikonis karya Monkey Punch.
Baru usai debut di Paris Fashion Week, label asal Bangkok ini langsung menyuguhkan lebih banyak jam tangan kustom gemilang.
Dengan kemenangan gemilang Aiguille d’Or dari Breguet lewat Classique Souscription 2025 Edition.
Jam tangan elegan beraksen warna emas.
Ditenagai modul Calibre JJ01 yang legendaris.
Tersedia dalam baja tahan karat atau emas 18K.
Jam 38 mm ini menonjolkan dial biru bertingkat yang kompleks serta komplikasi Perpetual Calendar Biretrograde.
Quadricolour dan AquaSaphir memadukan pengerjaan safir mutakhir dengan desain simbolik yang terinspirasi oleh UAE.
Tersedia dalam tiga konfigurasi.