Berakar dari era eksplorasi kutub 1950-an, rilisan terbaru Nivada Grenchen ini memberi sentuhan jenaka dan sedikit usil pada emblem penguin historisnya.
Didirikan oleh Mathieu Cleguer, brand independen asal Swiss ini meluncurkan jam tangan perdana yang dibekali escapement eksklusif rancangan in-house.
Edisi terbatas 50 unit dengan dial arsitektural empat bagian dan mesin Valjoux 23-6 hasil restorasi.
Kolektor bisa memilih dial bergaya grille dengan potongan vertikal atau dial transparan openworked yang menampilkan detail rumit dari caliber di dalamnya.
Peritel jam independen tertua di dunia akan tutup pada 2026 saat ruangnya di Bahnhofstrasse bertransformasi menjadi salon khusus Patek Philippe.
Kini tampil dengan dial dan finishing modern.
Menonjol dengan dial bertekstur timbul dan tampilan dua jendela (dual-aperture) yang unik.
Terinspirasi dari hijau jernih Sungai Verzasca dan granit mengilap di Alpine Riviera, jam ini memadukan warna alam Swiss dengan sentuhan mewah modern.
Dial ungu, abu-abu, dan hitam yang terinspirasi siluet langit Tokyo.
Berawal dari proyek mahasiswa, “School Watch” ini mengusung movement manual-winding yang seluruhnya dirancang sendiri secara in-house.
Foto kencan malam terbaru pasangan super ini bikin kita merasa langsung jadi rakyat jelata, dengan tampilan santai yang sebenarnya memamerkan aset mewah senilai sekitar $16,5 juta USD hanya dalam satu frame.
Ikon kuning legendaris ini kini berfungsi sebagai indikator siang/malam, “memakan” jalurnya mengikuti siklus matahari.