Tak dijual ke publik, “Star Time” mengganti jarum tradisional dengan cakram tebal berputar untuk mengukur waktu akumulatif hingga satu juta jam.
Dial hitam bertekstur sandblasted dan satin-finished dipadukan dengan detail Super‑LumiNova yang terang dan jarum detik oranye yang kontras dan energik.
Mengusung dial hitam berkontras tinggi yang garang dan sporty.
Hadir dengan dial warna “Black Sesame” dan “Red Bean”.
Dibatasi hanya 50 buah, mahakarya manual-winding terbaru ini meniru geometri rangka tubular ikonis pabrikan Italia tersebut lewat konstruksi skeleton dari titanium grade 5.
Terbatas hanya 1.000 unit, chronograph otomatis 44 mm ini hadir dengan garis biru dan oranye ikonis yang dibingkai bezel forged carbon.
Lengkap dengan dokumen asli dan ukiran khusus lambang sayap pilot, jam tangan vintage luar biasa ini selamat dari kecelakaan F‑105 yang mengerikan pada 1978.
Hadir dalam tiga warna dial: biru glossy, abu-abu metalik, dan champagne metalik.
Rangkaian jam tangan 38 mm Ultraplate dan 29,2 mm Moon Phase yang ramping dan serbabisa untuk dipakai sehari-hari.
Menampilkan dial guilloché kuning mencolok yang meniru lekukan bukit pasir yang disapu angin.
Minimalis namun serbabisa, cocok dipakai harian maupun untuk acara formal.
Dari “Night Lake”, “Lake Suwa” hingga ”White Birch” dan lainnya.