Mengabadikan “lautan oranye” khas sirkuit legendaris ini.
Terinspirasi langsung dari instrumen pencatat waktu pit lane Jepang dalam arsip, arloji ini menangkap era keemasan balap tahun 1970-an.
Terbatas hanya 1.000 unit, chronograph otomatis 44 mm ini hadir dengan garis biru dan oranye ikonis yang dibingkai bezel forged carbon.
Didesain untuk pegolf modern, smartwatch 45mm ini menggabungkan case titanium tanpa lapisan DLC dengan analitik data permainan canggih di setiap putaran.
Siap debut di ajang Formula 1 Louis Vuitton Grand Prix de Monaco mendatang.
Hadir dengan dua pilihan ukuran case, 40 mm dan 28 mm, untuk gaya dan performa yang maksimal.
Diproduksi hanya 1.110 unit di seluruh dunia.
Dilengkapi casing ultra-ringan TH-Polylight, dial berhias berlian, dan movement bertenaga cahaya.
Sekaligus meluncurkan kaliber TH80‑00 yang dikembangkan bersama Vaucher Manufacture Fleurier.
Dengan notifikasi kustom eksklusif yang meniru komunikasi autentik radio pit, setiap alert bikin kamu seakan benar‑benar ada di dalam jalannya balapan.
Dari Rolex Daytona Leonardo DiCaprio sampai Urban Jürgensen UJ-2 milik Timothée Chalamet.
Bayangkan palet merah, emas, dan interpretasi artistik baru dari shio tahun ini.