Seniman kelahiran Tokyo ini menandai kepulangannya ke Jepang setelah 19 tahun di New York lewat karya monumental baru yang diciptakan di tengah hiruk-pikuk jalanan Ginza.
Seniman asal Irlandia ini kembali lewat pameran publik pertamanya dalam tiga tahun, yang dipersembahkan oleh Winsor Birch di London.