Sehari Bareng ONE OK ROCK di Tur ‘DETOX’ Eropa
Intip eksklusif keseharian band di jalan saat show Berlin dalam rangkaian tur Eropa ‘DETOX’.
Pada Oktober 2025, ONE OK ROCK resmi membawa energi beroktan tinggi dari DETOX European Tour ke Max-Schmeling-Halle di Berlin. Sebagai bagian dari rangkaian tur Eropa paling ambisius mereka sejauh ini — melintasi 16 kota termasuk Hamburg, Cologne dan Munich — ikon rock asal Jepang ini menyuguhkan setlist penuh dengan hit yang mendefinisikan karier serta materi segar dari album terbaru mereka, DETOX. Usai salah satu penampilan paling liar dan penuh energi di rangkaian tur tersebut, band ini memberikan Hypebeast akses eksklusif dan intim untuk melihat seperti apa hari tur biasa bagi sebuah kekuatan global di kancah musik rock.
Life on the Road: The Tour Bus
Yang memimpin tur hari itu adalah bandleader sekaligus gitaris, Toru, ditemani bassist Ryota dan drummer Tomoya. Jauh dari kesan “rockstar” yang sok gagah, trio ini memberikan tur jujur dan apa adanya di rumah berjalan mereka selama tur. Suasananya hangat dan penuh canda — chemistry natural yang lahir dari lebih dari 15 tahun bersama sang vokalis, Taka.
Tur dimulai dari “ruang keluarga” di dek bawah bus, sebuah ruang komunal tempat mereka berkumpul untuk ngopi pagi, makan siang santai, atau membedah penampilan setelah show sambil menyesap wine. Naik ke lantai atas menuju lounge belakang, Ryota dan Tomoya memperlihatkan area di mana mereka fokus pada kurasi digital, mengedit foto dan video untuk media sosial. Suasana berubah kocak ketika mereka masuk ke area tidur, saat trio ini tertawa bareng melihat sandaran ranjang di bunk Tomoya yang patah — bukti nyata betapa kehidupan di jalan itu jauh dari glamor dan lebih seperti persaudaraan. Setelah tur bus, mereka kembali ke dalam venue untuk latihan dan persiapan final.
Lihat postingan ini di Instagram
The Wardrobe: Vintage Grails and Indie Gems
Di backstage, Taka bergabung untuk mengulik estetika panggung mereka. Berbeda dengan banyak musisi besar lain, ONE OK ROCK memilih untuk tidak memakai jasa penata gaya profesional dan tetap terlibat langsung di setiap tahap produksi. Wardrobe band ini dikurasi oleh Ryota, yang ketajaman matanya sebagai fotografer bertransformasi menjadi selera styling yang sophisticated.
Estetika untuk tur DETOX ini adalah paduan kurasi vintage, punk dan grunge. Gaya Taka menonjolkan celana slim-fit motif kotak-kotak merah dan tank top grafis distressed, dilapis dengan jaket denim vintage Jean Paul Gaultier “Americana”. Meski band ini berburu sendiri koleksi vintage mereka, Taka menambahkan bahwa banyak item dalam wardrobe tur juga lahir dari kolaborasi dengan sahabat dekat dan berbagai brand. Salah satunya adalah “ultimate performance shoe” — ASICS-ONE — yang dirancang khusus oleh brand tersebut untuk mengikuti gerakan panggung Taka yang super enerjik. Versi khusus turnya hadir dengan motif lidah api iridescent reflektif di atas upper hitam yang sleek.
Gaya Toru berfokus pada set kotak-kotak jahitan khusus dari label indie Jepang Matsufuji, dipadukan dengan kaus band tanpa lengan dan ASICS SKYHAND OG warna “White/Black.” Sementara untuk Tomoya, yang permainan drumnya super intens dan menuntut mobilitas maksimal, seragam andalannya terdiri dari kaus oversized bermotif Atlas dan celana pendek wide-leg marun pudar dengan grafis ala tato di seluruh permukaan. Ia menyempurnakan tampilan dengan beberapa perhiasan perak, termasuk liontin “lucky charm” yang ia beri nama manis “Mi,” dan sepasang AIRWALK Classics Enigma Low yang jelas sudah sering menemani di jalan.
Sementara sang “stylist” sendiri, Ryota, memilih look tonal yang serba senada: kaus band Pantera “This Love” dipadukan dengan celana panjang kuning oker dan ASICS Novalis GEL-TEREMOA warna “Medallion Yellow/Honey.” Aksesori andalannya adalah kalung manik-manik dari sebuah brand indie besutan temannya, yang ia anggap sebagai jimat pribadi di atas panggung.
What’s Next: Tur DETOX Asia & Australia 2026
Perjalanan DETOX masih jauh dari kata usai. Mulai 21 Februari 2026, ONE OK ROCK akan memulai rangkaian tur intens selama tiga bulan melintasi Asia dan Australia. Dimulai dari Bangkok, tur ini akan menyambangi berbagai kota kunci termasuk Seoul, Manila, Singapura, Melbourne, Sydney, Brisbane, Kuala Lumpur dan Jakarta. Meski sebagian besar jadwal berlangsung di arena indoor, band ini juga dijadwalkan menggelar konser stadion berskala besar di Taipei dan Shanghai, plus dua hari show outdoor yang sangat dinantikan di Hong Kong — satu-satunya penampilan luar ruang di seluruh rangkaian tur ini.














