Memasuki usia ke-30, Acne Studios meredam sisi grunge-nya untuk menghadirkan koleksi rapi dan polished yang merayakan perjalanan waktu.
Bertajuk “Morning Raga”, koleksi ini menjembatani logika estetika Balkrishna Doshi dengan kelenturan penuh jiwa dari spiritual jazz.
Dari sketsa 1970-an hingga kemeja Western 1980-an, koleksi runway terbaru brand ini jadi perayaan penuh warna atas “real clothes” dengan jiwa historis.
Ryota Iwai menguasai seni bercerita lewat warna-warna berani yang penuh karakter.
Mengaburkan batas antara hunian dan gaya, Pharrell menghadirkan deretan busana luxury fungsional bernuansa bumi di dalam rumah berdinding kaca yang tertata sempurna.
Alessandro Sartori menghidupkan kembali siluet pusaka dengan tailoring modern dan material inovatif.
Digelar intim di kediaman pribadi sang desainer di Milan.
Koleksi ini memadukan nuansa penyamaran Venesia dengan kode sportswear London, sekaligus memperkenalkan debut Julien Boot.
Miuccia Prada dan Raf Simons meredefinisi kode menswear modern lewat utility cape dan tailoring super presisi.
Menata ulang kode busana Arktik untuk penjelajah modern.
Fokus pada outerwear, knit oversized, dan layering cozy yang siap nemenin semua aktivitasmu.
Bintang ‘Heated Rivalry’ ini debut di MFW, merayakan warisan Kanadanya bersama desainer Dan & Dean Caten.