Menampilkan deretan mahakarya yang baru pertama kali meramaikan pasar dari F.P. Journe, Kari Voutilainen, dan Théo Auffret, lelang bulan November ini secara khusus disajikan bagi para puritan horologi kelas atas.
Dari siluet jaket bomber MA-1 yang memanjang hingga rompi utilitas multifungsi, koleksi ini menyeimbangkan busana musim dingin yang praktis dengan estetika Yohji Yamamoto yang tak biasa.
Mengambil inspirasi dari pakaian kerja Amerika pertengahan abad, koleksi ini menampilkan siluet santai, perangkat keras autentik, dan denim selvedge buatan Jepang.
Panel berbahan bulu motif zebra dan macan tutul berpadu kontras dengan material kulit tebal dan sol bergerigi yang tangguh.
Rona “Stormy Weather” dan “Grisaille” memberikan penyegaran musim yang teduh pada siluet teknis ini.
Air Force 1 Low, Air Max 90, Air Max Plus, dan Shox TL tampil baru dengan corak khas musim dingin.
Buku berilustrasi terbaru ini merangkum karya gambar, kenangan, serta refleksi personal dari sepanjang hidup dan perjalanan karier sang seniman.
Merek pakaian asal Jepang ini merayakan pembukaan gerai barunya di Tokyo lewat kolaborasi eksklusif yang menghadirkan streetwear berhias grafis, slipmat DJ, dan jaket varsity edisi terbatas.
Diciptakan melalui kolaborasi dengan Agostino Iacurci, koleksi ini memberikan sentuhan baru pada tradisi bertukar kado akhir tahun lewat karakter hotel yang jenaka, motif geometris, serta keahlian tangan artisan.
Teknik pembuatan dial tradisional menghasilkan rona hitam-emas yang menawan pada peluncuran koleksi eksklusif sebanyak 250 buah ini.
Dirilis secara eksklusif melalui JOURNAL STANDARD, kedua penawaran berlapis shearling ini hadir dalam rona “Cork Brown”.
Material suede bernuansa cokelat, tali sepatu berdesain tambang, dan aksen Concord Grape menghadirkan sentuhan perlengkapan mendaki vintage pada empat siluet terbarunya.