Menafsirkan ulang siluet ikonis SARU dan ISARAU.
Di mana arsitektur, kurasi, dan ritme mendefinisikan ulang pengalaman berkacamata.
Denim hemp Jepang yang ramah lingkungan berpadu dengan heritage panjat tebing.
Edisi pamungkas 25 buah yang menghubungkan waktu dengan gerak kosmik.
Perpaduan warna vibrant yang menangkap estetika skate yang apa adanya dan sudah ‘lived‑in’.
Dengan cakram safir terpolarisasi, brand jam independen ini menghadirkan dial yang bisa lenyap, berganti antara warna iridesen yang mencolok dan kegelapan total.
Sutradara ‘Train to Busan’, Yeon Sang-ho, menghadirkan ciri khas suspense dan horornya untuk mereimajinasikan kult klasik tokusatsu tahun 1960.
Delapan model ini meninggalkan gelang tradisional dan memakai tali kalung kulit calf, menghadirkan kembali Royal Oak ikonis sebagai jam saku yang fun dan playful.
Sudah tersedia dan bisa kamu beli sekarang.
Diproduksi hanya 1.110 unit di seluruh dunia.
Rilis minggu ini, siap jadi incaran kolektor.
Sang seniman menayangkan karya site-specific yang mengubah potret abad ke-16 menjadi sebuah performans yang benar‑benar hidup.