“Wilshire Boulevard” menghadirkan kemeja Ed Ruscha, tipografi bulu rancangan Philip Treacy, tas Saddle berlapis cat mobil, dan mantel wol bergaya film noir.
Disutradarai Parris Goebel, kolaborasi fierce ini jadi salah satu track paling standout di soundtrack ‘The Devil Wears Prada 2’.
Merayakan 10 tahun labelnya, Feng Chen Wang menghadirkan show penuh bintang di runway, memamerkan koleksi womenswear lengkap pertamanya dengan deretan look co-ed bersama para pop star dan atlet Olimpiade.
DSM Kei Ninomiya dari Dover Street Market siap melakukan debut runway di Pitti Uomo 110, tonggak besar bagi desainer binaan Rei Kawakubo ini.
Refleksi minimalis atas visi awal glamor sang maison, diterjemahkan lewat siluet sleek dan sensual yang super terstruktur.
Menampilkan wajah-wajah familiar seperti supermodel Kate Moss, berdampingan dengan talenta baru seperti Fakemink dan Nettspend.
Menampilkan penghormatan pada ciri khas pendiri Marni, Consuelo Castiglioni: payet raksasa, motif kotak-kotak playful, dan rajutan tebal yang ikonis.
Mulai dari quarter zip intarsia, sherpa pullover bermotif, hingga jaket shell retro dipadu denim rugged dan washed.
Setahun setelah debutnya, Veronica Leoni menegaskan era baru Calvin Klein lewat koleksi yang memadukan tailoring minimalis modern dengan detail memanjakan bernuansa ’70-an dan ’80-an.
Desainer Maxwell Osbourne dan Dao-Yi Chow mengajak Hypebeast ke balik layar relaunch Public School NY, sambil mengulik lebih dekat koleksi terbarunya plus kolaborasi terbaru bareng Nike dan Jordan.
Menampilkan DeAndre Hopkins dan Marcus Allen, Browne menghadirkan tailoring artistik bernuansa Ivy yang tetap mudah dipakai sehari-hari.
Detail kancing kuno khas Tiongkok ini lagi di-remix habis-habisan oleh desainer Asia dan diadopsi brand Barat — kenapa baru sekarang booming?