Menampilkan penghormatan pada ciri khas pendiri Marni, Consuelo Castiglioni: payet raksasa, motif kotak-kotak playful, dan rajutan tebal yang ikonis.
Mulai dari quarter zip intarsia, sherpa pullover bermotif, hingga jaket shell retro dipadu denim rugged dan washed.
Setahun setelah debutnya, Veronica Leoni menegaskan era baru Calvin Klein lewat koleksi yang memadukan tailoring minimalis modern dengan detail memanjakan bernuansa ’70-an dan ’80-an.
Desainer Maxwell Osbourne dan Dao-Yi Chow mengajak Hypebeast ke balik layar relaunch Public School NY, sambil mengulik lebih dekat koleksi terbarunya plus kolaborasi terbaru bareng Nike dan Jordan.
Menampilkan DeAndre Hopkins dan Marcus Allen, Browne menghadirkan tailoring artistik bernuansa Ivy yang tetap mudah dipakai sehari-hari.
Detail kancing kuno khas Tiongkok ini lagi di-remix habis-habisan oleh desainer Asia dan diadopsi brand Barat — kenapa baru sekarang booming?
Mengajak pecinta fashion ke destinasi ski ikonis Colorado lewat koleksi yang memadukan gaya outdoor 1950-an dengan inovasi teknis modern seperti performance denim.
Brand menswear asal Denmark ini menampilkan koleksi di CPHFW AW26 yang mengajak kita benar-benar kembali ke hal-hal mendasar.
Membawa sentuhan tailoring Jepang kontemporer ke debut Florence yang sangat dinantikan.
Siluet klasik sang desainer dipelintir dan diperbesar untuk menonjolkan bentuk tubuh, sementara material berani menyuntikkan energi futuristis ke dalam koleksi.