Meneruskan gebrakan di ranah lifestyle modern, siluet terbaru ini memadukan DNA klasik dengan desain low-cut yang sleek untuk menyambut Fall 2026.
Mengusung warna nasional yang bold dan mini Swoosh yang langka, rilis yang dinantikan ini merayakan jejak Jumpman yang kian besar di dunia sepak bola global.
Merayakan momen ikonik gelar juara Father’s Day 1996 Michael Jordan, rilis spesial ini menukar elephant print klasik dengan penghormatan yang lebih dalam dan personal.
Resmi mengonfirmasi kembalinya heel branding ikonik “Nike Air”, colorway legendaris rilisan 1988 ini siap kembali menghantam retailer musim panas ini.
Merayakan 35 tahun siluet legendarisnya, label berbasis New York ini menghadirkan sentuhan berlapis dan bertekstur pada sneakers juara klasik dalam dua colorway yang kontras namun sama-sama standout.
Diperkirakan hanya dirilis 100 pasang, sampel serba hitam bernuansa dark ini pertama kali terlihat saat perayaan ulang tahun J Balvin yang ke-41.
Dibatasi hanya 2.300 pasang di seluruh dunia, retro premium ini menghadirkan finishing mewah dan packaging eksklusif pada siluet ikoniknya.
Langka dari era ikonik “Sneaker Free Agency” 2002–2003, Air Jordan 3 PE Lakers bertanda tangan ganda dan photo-matched milik Kobe Bryant ini diprediksi laku hingga $700.000 USD.
Model hybrid performa modern ini memberi penghormatan pada Air Jordan 20 rilisan 2005 lewat colorway Player Exclusive sarat nostalgia.
Siluet hybrid berperforma tinggi ini memadukan platform Air Jordan 40 dengan shroud lipat khas Air Jordan 28.
Klasik tahun 2000 ini comeback pada 2026 dengan branding Nike Air di tumit yang sangat dinantikan serta sentuhan estetika vintage terkini.
Fans berspekulasi, lelang besar berisi 75 lot ini jadi sinyal bahwa Curry kian dekat pada keputusan final soal kontrak sneaker barunya di era pasca‑Under Armour.