Hadir lewat desain utilitarian dan siluet workwear
Memadukan kemewahan ala Renaissance dengan sisi gritty subkultur.
Menandai kembalinya visioner asal Harlem itu ke panggung internasional setelah merilis album pertamanya dalam delapan tahun.
Bertajuk “LIFE AT DENTE!”, koleksi ini menggali dualitas ritual keluarga lewat tailoring warisan dan eksperimen teknis yang berani.
Desainer asal Finlandia ini memasuki peran baru untuk memadukan performa pegunungan dengan sportstyle bernuansa budaya di lini apparel dan footwear Salomon.
5 Sumber
Feng Chen Wang mengeksplorasi konsep “Two Forces” dalam filsafat Tiongkok, menyingkap keindahan di dalam tegangan aktif antara dua energi yang saling berlawanan.
Koleksi ini mengeksplorasi Art Brut lewat ketegangan gaya antara agresi dan kelembutan.
Di panggung bagai teater rembulan, busana seakan berjiwa dan kain berbisik dalam elegansi surealis yang memukau.
Berpusat pada kolaborasi arsitektural bersama desainer Glenn DeRoche.