Kolaborasi ini menghidupkan ulang seragam dinas kota dengan sentuhan nostalgia streetwear ‘90-an.
Mulai dari outerwear GORE-TEX, jersey bernuansa sport, sampai aksesori unik buat anjing.
Sub-label Helly Hansen ini memurnikan sistem bernuansa arsipnya untuk lingkungan urban hingga kondisi ekstrem.
Menandai era baru luxury eksperimental yang dipimpin Bad Bunny, Pharrell, Harry Styles, Kendrick Lamar dan lainnya.
Drop musiman ini menonjolkan grafis khas sang seniman tato pada deretan kemeja open-collar.
Perintis brand climbing ini memadukan warisan “dirtbag” yang rugged dengan inovasi material Jepang yang canggih.
Natalie Cetto menyuntikkan napas baru pada ikon bernuansa kayu ini lewat formula segar bernuansa citrus, dipertegas sentuhan green tangerine dan yuzu Jepang.
Dari momen bersejarah Bad Bunny dalam Schiaparelli hingga romantisme etereal Karol G, para artis Latin menegaskan dominasi gaya global dan kekuatan ekonomi mereka yang kian melesat.
Duo legendaris ini merayakan fanatisme sepak bola lewat koleksi bernuansa retro, menampilkan Samba dan reinterpretasi jersey tim nasional Jepang era ’90-an.
Set edisi 100 tahun ini menghadirkan model beruang yang bisa diposisikan, lengkap dengan interior pot madu tersembunyi di dalamnya.