Tommy Hilfiger Sulap The Plaza Hotel Jadi Runway NYFW Spring 2027
Selama lebih dari satu dekade, desainer ini tinggal di penthouse dupleks di atas Central Park di hotel legendaris tersebut, menjadikan show September nanti sebagai pilihan venue paling personal dalam kariernya.
Ringkasan
Tommy Hilfiger akan menampilkan koleksi Spring 2027 di The Plaza Hotel pada 10 September, selama New York Fashion Week, meneruskan tradisi brand menggelar show di landmark budaya ikonik New York City.
The Plaza selama lebih dari satu dekade menjadi rumah bagi Tommy dan Dee Hilfiger, di mana keduanya tinggal di penthouse dupleks dengan pemandangan langsung ke Central Park.
Show ini mengikuti presentasi NYFW sebelumnya yang digelar di Oyster Bar Grand Central Terminal dan di atas MV John F. Kennedy, sebuah Staten Island Ferry yang sudah dipensiunkan.
Tommy Hilfiger akan “mengambil alih” The Plaza Hotel untuk gelaran runway Spring 2027 pada 10 September, mengubah salah satu landmark paling legendaris di New York menjadi panggung bagi koleksi terbarunya selama New York Fashion Week. Venue ini punya dimensi personal yang membedakannya dari lokasi NYFW pada umumnya: Tommy dan sang istri, Dee, pernah tinggal di The Plaza lebih dari satu dekade, menempati sebuah penthouse dupleks yang menjulang tinggi di atas Central Park. Show ini dibingkai sebagai kelanjutan ekspresi “Prep Made Current,” menampilkan kota melalui sudut pandang sang pendiri.
The Plaza Hotel berdiri di sudut Fifth Avenue dan Central Park South, sebuah titik yang menjadikannya penanda tetap dalam peta budaya New York sejak dibuka pada 1907. Teks tersebut menempatkan hotel ini di persimpangan gaya, hiburan, dan sejarah New York, dengan daftar tamu yang pernah mencakup Marilyn Monroe, Frank Sinatra, The Beatles, dan The Rolling Stones lintas generasi. Untuk show Spring 2027, sejarah itu berperan sekaligus sebagai latar dan arsitektur naratif, dengan brand menggambarkan acara ini sebagai momen menyambut “era baru brand ambassadors dan bintang kampanye” ke dalam ruang yang sejak lama berfungsi sebagai panggung bagi para figur budaya.
Kedekatan personal antara venue dan sang desainer adalah detail yang memberi kekhasan tersendiri pada presentasi NYFW kali ini. Tommy dan Dee Hilfiger pernah menjadikan The Plaza sebagai rumah, tinggal di sebuah penthouse dupleks yang menghadap langsung ke Central Park selama lebih dari satu dekade. Siaran pers menggambarkan kembalinya mereka sebagai salah satu latar kunci dalam hidup dan karier Hilfiger, yang kini diposisikan ulang sebagai panggung bagi ekspresi terbaru dari apa yang disebut brand sebagai “Classic American Cool.” Bingkai cerita seperti ini mengubah show dari sekadar menyewa venue menjadi momen yang lebih mirip pulang kampung, digelar di dalam gedung yang ia kenal sebagai mantan penghuni, bukan sekadar tamu singgah.
Pemilihan The Plaza melanjutkan pola yang telah dibangun brand dalam beberapa musim NYFW terakhir: mengalihfungsikan ruang-ruang New York yang sarat muatan kultural menjadi venue show, alih-alih bergantung pada infrastruktur fashion week konvensional. Presentasi sebelumnya berlangsung di Oyster Bar di Grand Central Terminal dan di atas MV John F. Kennedy, sebuah Staten Island Ferry yang sudah dipensiunkan. Setiap venue membawa asosiasi tersendiri dengan identitas New York, dan The Plaza memperluas logika itu ke ranah kemewahan uptown dan mitologi budaya era mid-century. Konsistensi pendekatan ini mengisyaratkan sebuah strategi editorial yang sangat terkurasi, di mana venue berperan sebagai co-author narasi koleksi, bukan sekadar wadahnya.
Koleksi ini sendiri diperkenalkan di bawah payung “Prep Made Current,” selaras dengan positioning besar brand yang berfokus pada pembaruan klasik-klasik American style.



















