Obsidian Entertainment Batalkan Sekuel ‘Avowed’ demi Garap Gim ‘Fallout’ Terbaru
‘Grounded 2’ dan DLC ‘The Outer Worlds 2’ tetap lanjut dikembangkan.
Ringkasan
Microsoft dilaporkan membatalkan sekuel Avowed untuk mengarahkan Obsidian Entertainment mengembangkan judul Fallout terbaru.
Perubahan fokus ini terjadi di tengah 3.200 PHK di divisi gim Microsoft dan pengurangan sekitar 25 persen tenaga kerja di Obsidian.
Microsoft tengah memulai restrukturisasi besar-besaran di divisi gimnya, yang berujung pada pemangkasan besar-besaran di Obsidian Entertainment. Studio ternama ini kabarnya kehilangan sekitar 25 persen dari total karyawannya. Menurut laporan, pengurangan tersebut berdampak pada kira-kira 60 hingga 70 orang lintas divisi. Gelombang PHK menyapu berbagai jenjang jabatan, memukul produser, penulis, programmer, hingga staf senior dengan masa kerja lebih dari satu dekade.
Di tengah pemangkasan besar-besaran ini, Microsoft mengalihkan fokus para pengembang ke intellectual property yang dinilai paling strategis. Obsidian disebut tengah menggarap seri terbaru dari waralaba tercinta Fallout tersebut. Untuk mengakomodasi perubahan arah ini, para eksekutif membatalkan sekuel yang sebelumnya sudah direncanakan untuk gim fantasi yang baru saja dirilis, Avowed. Pergeseran strategi ini merupakan bagian dari mandat korporat yang lebih luas, yang menghapuskan 3.200 posisi di seluruh organisasi Xbox.
Meski menghadapi pemangkasan karyawan besar-besaran, sang pengembang masih mempertahankan sejumlah proyek aktif. Pengerjaan akan terus berlanjut untuk Grounded 2, sekuel survival kooperatif yang saat ini tersedia dalam versi early access di PC dan konsol, dengan rencana rilis untuk PlayStation 5. Gim ini menghadirkan mekanik baru, di mana karakter pemain yang diperkecil bisa menetaskan, memelihara, dan menunggangi serangga sebagai pendamping untuk menjelajah halaman belakang yang menjelma jadi rimba. Di luar petualangan survival ini, studio juga terus mengerjakan konten unduhan yang telah diumumkan untuk The Outer Worlds 2. Namun, para karyawan yang tersisa kabarnya masih menanti arahan resmi mengenai bagaimana alur produksi yang ada akan berjalan dengan jumlah personel yang kini jauh lebih ramping.
Restrukturisasi terbaru ini menandai bergesernya sebuah era bagi perusahaan yang sarat sejarah tersebut. Diakuisisi Microsoft pada 2018, tim ini konsisten melahirkan narasi-narasi yang menuai pujian kritikus, termasuk Pentiment yang meraih Peabody Award. Kini, organisasi ini dihadapkan pada tantangan menjaga produktivitas kreatif sekaligus menavigasi salah satu fase penyusutan korporat paling signifikan dalam sejarah industri gim modern.





















