Island Slipper dan Noah Hadirkan Sandal Kulit Kepang Khas Britania dengan Warisan Kriya Hawaii Hampir 80 Tahun
Sandal jepit kolaboratif ini memadukan strap kulit anyaman buatan tangan artisan Britania dengan alas suede asli dari salah satu produsen sandal tertua yang masih beroperasi di Hawaii.
Nama: Island Slipper x Noah
Warna: TBC
SKU: TBC
Harga ritel (MSRP): ¥41.800 JPY (sekitar $260 USD)
Tanggal Rilis: 11 Juli
Tempat Pembelian: Noah
Noah dan Island Slipper akan merilis sandal kolaborasi pada 11 Juli, mengaplikasikan strap kulit anyaman tangan buatan pengrajin Inggris di atas alas suede asli yang mengikuti siluet signature label asal Hawaii tersebut.
Kolaborasi ini terasa sepenuhnya masuk akal jika melihat cara Noah selama ini membangun kerja sama. Sejak Brendon Babenzien meluncurkan label ini pada 2015 setelah hengkang dari Supreme, Noah berjalan dengan logika editorial yang konsisten: mencari brand dengan warisan manufaktur yang autentik, menghormati siluet, lalu mengangkat kualitas materialnya. Daftar kolaborator mereka menceritakan hal itu dengan jelas. Jaket waxed Barbour, boat shoes Sperry, siluet skate klasik Vans, platform lari New Balance: Noah memperlakukan masing-masing sebagai kanvas yang sudah kuat, lalu menambahkan peningkatan craftsmanship yang membuat produk terasa sangat terkurasi tanpa terlihat didesain ulang total. Island Slipper sangat sesuai dengan pendekatan tersebut.
Island Slipper telah memproduksi sandal di Honolulu sejak 1946, menjadikannya salah satu produsen sandal tertua di Hawaii. Perusahaan ini membangun reputasinya lewat sandal thong kulit dan suede buatan tangan yang dibuat di kepulauan tersebut, menempati posisi unik di mana resort wear bertemu dengan produksi artisan yang sesungguhnya. Di era ketika sebagian besar produksi sandal dipindahkan ke luar negeri dan beralih ke material sintetis, komitmen berkelanjutan Island Slipper terhadap craftsmanship kulit dan produksi di Hawaii membuat brand ini tetap relevan bagi ceruk konsumen yang sangat peduli pada asal-usul produk.
Untuk interpretasi Noah terhadap sandal ini, model dasar tetap menggunakan siluet thong signature Island Slipper berbahan suede asli, menjaga fondasi yang menjadi ciri sang produsen. Modifikasinya terarah dan tunggal: bagian band, strap yang melintang di punggung kaki, diolah ulang dengan kulit anyaman tangan hasil karya artisan Inggris. Kulit anyaman adalah teknik yang mengharuskan lembar kulit dipotong menjadi strip-strip seragam lalu dianyam manual, sebuah proses yang menghadirkan tekstur visual dan taktil yang berbeda dari strap berpotongan rata. Keputusan untuk mengambil anyaman tersebut dari pengrajin Inggris alih-alih memproduksinya secara lokal memberi lapisan nuansa transatlantik pada sandal yang sudah membawa asal-usul Hawaii lewat alas suede-nya. Ini adalah langkah khas Noah: tenang, spesifik, dan berangkat dari gagasan bahwa di mana sesuatu dibuat dan siapa yang membuatnya sama pentingnya dengan seperti apa tampilannya.
Hasil akhirnya digambarkan memancarkan nuansa luks yang sangat khas estetika Noah secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan cara label tersebut konsisten bermain di persimpangan antara siluet kasual dan eksekusi premium, menghadirkan produk yang tampak santai dalam bentuk namun sangat terkurasi dalam pemilihan material.



















