Karier Drake Jadi Bahan Studi di Mata Kuliah Baru Concordia University Mulai Fall 2026

Mata kuliah “Drake: Media, Myth & Manhood” mengupas katalog The Boy, kebangkitan OVO, dan sistem yang membentuk karier hip-hop modern.

Musik
1.9K 1 Komentar
Simpan

Ringkasan

Concordia University di Montreal akan membuka mata kuliah Fall 2026 berjudul "Drake: Media, Myth & Manhood".

Silabusnya mengupas diskografi Drake, brand OVO, dan hubungan antara musisi dengan industri musik.

Rapper sekaligus profesor Yassin "Narcy" Alsalman akan mengajar kelas ini di almamaternya.

Drake sebentar lagi akan resmi menjadi bahan kuliah. Concordia University di Montreal akan membuka mata kuliah “Drake: Media, Myth & Manhood” pada semester Fall 2026, sebuah kelas yang didedikasikan untuk mengulik katalog musik sang rapper asal Toronto, mitologi budaya yang mengitarinya, serta sistem industri yang membingkai kariernya.

Berada di bawah payung kurikulum yang lebih luas, “Hip-Hop: Past, Present & Future” (kode mata kuliah FFAR 256), kelas ini digawangi rapper sekaligus profesor Yassin “Narcy” Alsalman, alumnus Concordia yang kembali ke almamaternya. Alsalman sebelumnya sudah mengajar mata kuliah tingkat universitas seputar Kanye West, menempatkannya sebagai sosok yang piawai menerjemahkan diskografi rap individu menjadi kajian akademis yang terstruktur. Kelas ini sendiri akan menelusuri katalog dan bentang tema dalam karya Drizzy, kebangkitan dan infrastruktur label OVO, hubungan antara seni dan kapitalisme, serta sistem industri yang harus dinegosiasikan para musisi.

Satu contoh rancangan perkuliahan mingguan yang dibagikan ke publik, bertanggal 12 November 2026 dan berjudul “US vs. THEM: Artist vs. Corporation,” memberi gambaran bagaimana kelas ini membedah tema-tema tersebut dalam praktik. Teks pengantarnya menegaskan bahwa politik dan seni tak bisa dipisahkan ketika fondasi politiknya sendiri sudah korup, dan merinci diskusi soal kendali label rekaman atas karya yang bisa menembus pasar, cara kerja ladang streaming (stream farm), hingga gugatan hukum dari para legenda musik terhadap industri. Tugas mendengarkan minggu itu adalah lagu Drake berjudul ICEMAN, sementara daftar bacaannya mengambil materi dari karya Liz Kelly berjudul Mood Machine, sebuah artikel di Rolling Stone yang mewawancarai 40, kolaborator lama Drake, serta buku karya Hanif Abdurraqib berjudul They Can’t Kill Us Until They Kill Us.

Kelas ini hadir di momen ketika kehadiran hip-hop dalam kurikulum universitas sudah bukan lagi hal baru, melainkan kian diterima; institusi pendidikan makin sering memposisikan katalog rap individu sebagai subjek yang layak dikaji secara mendalam, bukan sekadar mata kuliah pilihan pinggiran. OVO, yang didirikan Drake bersama Noah “40” Shebib dan Oliver El-Khatib pada 2012, menghadirkan sebuah studi kasus dalam silabus yang melampaui sosok sang artis, menyentuh isu pembangunan brand, identitas geografis, hingga transformasi kolektif rap menjadi institusi budaya yang lebih luas. Identitas ganda Alsalman sebagai rapper aktif dan akademisi menempatkannya di posisi strategis untuk menjembatani dua ranah tersebut, bergerak luwes antara kritik industri dan perayaan budaya tanpa mereduksi salah satunya.

Drake: Media, Myth & Manhood akan resmi berlangsung pada semester Fall 2026 di Concordia University, dengan perkuliahan yang dijadwalkan mulai bulan September.

Baca Artikel Lengkap
Artikel ini telah diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.
Oleh
Editor Assistant
Mai Vo
Share artikel ini
Sophie Caraan Managing Editor

Sophie Caraan is the Managing Editor at Hypebeast, where she sets the editorial direction, standards, and output strategy for the HQ team. With a decade of editorial experience, she brings both a storyteller's instinct and a strategist's eye — spotlighting the figures and movements that shape the culture across a multitude of lanes. Her tenure is marked by high-impact conversations with the likes of RZA, Mads Mikkelsen, CORTIS, Erling Haaland, Kasing Lung, NIGO, and more.

Baca Berikutnya

Drake Resmi Rilis ‘ICEMAN’, Era Baru Sang 6 God Dimulai
Musik

Drake Resmi Rilis ‘ICEMAN’, Era Baru Sang 6 God Dimulai

6 God baru saja mengguncang dunia musik, mengumumkan tiga album penuh yang dijadwalkan rilis bareng tepat tengah malam.

Balenciaga Siap Jadi Bahan Bakar Latihanmu Berikutnya
Fashion

Balenciaga Siap Jadi Bahan Bakar Latihanmu Berikutnya

Melengkapi bodysuit elastis anti-lembap dari lini TechWear terbarunya, House ini juga merilis snack bar alami “Operational” dan “Reset Form” untuk menunjang nutrisi harianmu.

Studio Nicholson Hadirkan Nuansa Sinema Retro dan Nostalgia 70-an untuk Koleksi Fall 2026
Fashion

Studio Nicholson Hadirkan Nuansa Sinema Retro dan Nostalgia 70-an untuk Koleksi Fall 2026

Creative Director Nick Wakeman menghadirkan kelas master soal gaya beraroma layar lebar, membaurkan mid-century modernism dengan siluet kontemporer yang santai.


Koleksi Baru Drake NOCTA x Nike “Cardinal Stock” Spring 2026 Resmi Rilis
Fashion

Koleksi Baru Drake NOCTA x Nike “Cardinal Stock” Spring 2026 Resmi Rilis

Lini signature Drake kembali dengan eksklusif “Butterfly Fleece” dan deretan colorway terbaru untuk musim ini.

Kurator Senior M+ CHANEL Silke Schmickl tentang Membangun Era Baru Sinema Avant-Garde Asia
Seni

Kurator Senior M+ CHANEL Silke Schmickl tentang Membangun Era Baru Sinema Avant-Garde Asia

“Generasi perintis bisa melihat bagaimana karya mereka tetap relevan, sementara seniman muda belajar mengenali sejarah mereka sendiri.”

JAŸ-Z 30 Lagi Panas-panasnya: Intip Lebih Dekat Deretan Aktivasi di Seluruh New York City
Musik

JAŸ-Z 30 Lagi Panas-panasnya: Intip Lebih Dekat Deretan Aktivasi di Seluruh New York City

Lengkap dengan berbagai collectible dan merchandise eksklusif yang menyertai living archive spesial ini.

Tersesat di Dreamscape Liminal Taiki Yokote di CON_ dan parcel Tokyo
Seni

Tersesat di Dreamscape Liminal Taiki Yokote di CON_ dan parcel Tokyo

Tumpukan batu melayang, deretan anak anjing, dan jejak gigitan hewan: seniman Jepang ini membuka pertunjukan dua-ruang yang sekaligus terasa ‘lovely’ dan ‘lonely’.

UNNA SS27 Hadirkan Gear Lari Super Ringan Bernuansa Nostalgia ’90-an
Fashion

UNNA SS27 Hadirkan Gear Lari Super Ringan Bernuansa Nostalgia ’90-an

Label lari asal Swedia ini secara eksklusif menghadirkan koleksi “perangkat teknis yang nggak selalu kelihatan teknis, plus pakaian yang bisa kamu pakai keluar rumah sebelum lari dan tetap pengin kamu pakai lama setelah larinya selesai.”

Ikut Seru-Seruan Bareng Brenda La Latina di Hypebeast Cup Party-nya havaianas
Footwear

Ikut Seru-Seruan Bareng Brenda La Latina di Hypebeast Cup Party-nya havaianas

Membawa energi Brasil yang super meriah ke Los Angeles, para penggila bola pulang bukan cuma dengan sandal personalisasi, tapi juga pengalaman tak terlupakan yang terinspirasi dari budaya penuh warna negeri tersebut.

Ai Weiwei Mengulang Pengalaman Penahanannya Lewat Aksi 24 Jam Nonstop
Seni

Ai Weiwei Mengulang Pengalaman Penahanannya Lewat Aksi 24 Jam Nonstop

Bagian dari pameran terbarunya, ‘Button Up!’ di Manchester.


8 Rilisan Keren Minggu Ini yang Wajib Kamu Pantau
Fashion

8 Rilisan Keren Minggu Ini yang Wajib Kamu Pantau

Dari kapsul Palace Skateboards x Detroit Tigers sampai kolaborasi kacamata eksklusif Gentle Monster x Prada dan banyak lagi.

COMME des GARÇONS HOMME dan New Balance Hadirkan Sneaker Tangguh Bernuansa Utilitarian Lewat Kebangkitan 1226 Archival Runner
Footwear

COMME des GARÇONS HOMME dan New Balance Hadirkan Sneaker Tangguh Bernuansa Utilitarian Lewat Kebangkitan 1226 Archival Runner

Hypebeast mendapat kesempatan first look eksklusif di PFW SS27 untuk colorway kolaboratif “Charcoal/Brown/Khaki” ini.

Junya Watanabe MAN x New Balance Menghidupkan Kembali 574 "Lost Prototype"
Fashion

Junya Watanabe MAN x New Balance Menghidupkan Kembali 574 "Lost Prototype"

Intip eksklusif rilisan kolaboratif terbaru dengan dua colorway, material nubuck premium, teknologi CCAP, dan konstruksi sol yang dibuat lebih tinggi.

Di Balik Reinkarnasi EVAN: Kisah di Balik Debut Alternative Rock “RIDE OR DIE”
Musik

Di Balik Reinkarnasi EVAN: Kisah di Balik Debut Alternative Rock “RIDE OR DIE”

Solois yang dulu dikenal sebagai Heeseung ENHYPEN ini mengulik debut alternative rock-nya dan B-side penuh emosi, “OVERFLOW.”

Koleksi HYACYN "REF 11211" SS27 Mendefinisikan Ulang Ready-to-Wear dengan Siluet Lebih Ramping dan Tailoring Terstruktur
Fashion

Koleksi HYACYN "REF 11211" SS27 Mendefinisikan Ulang Ready-to-Wear dengan Siluet Lebih Ramping dan Tailoring Terstruktur

Label New York ini debut di Paris dengan menengok ke dalam, memperhalus bahasa desain intinya sendiri.

'Terminator 2: Judgement Day', Sekuel Aksi yang Masih Jadi Salah Satu yang Terbaik di Hollywood
Hiburan

'Terminator 2: Judgement Day', Sekuel Aksi yang Masih Jadi Salah Satu yang Terbaik di Hollywood

Sekuel Cameron ini mengubah mesin pembunuh menjadi sosok dengan hati paling tak terduga dalam sejarah sinema.

More ▾