Lebih dari Sekadar Kolaborasi: Kedekatan Mendalam Sơn Tùng M-TP dan Tyga di "Come My Way"

Akar musik rakyat Vietnam, featuring yang datang di momen tepat, dan tiga tahun pematangan di kancah global berpuncak pada satu rilisan ini.

Musik
8.7K 0 Komentar
Simpan

Single terbaru Sơn Tùng M-TP, “Come My Way” yang menampilkan Tyga, adalah sebuah pertemuan yang terancang matang antara budaya, lintas waktu, dan dua musisi dengan ikatan yang jauh lebih dalam daripada sekadar sebuah lagu.

Hal pertama yang perlu dipahami tentang “Come My Way” adalah bahwa proyek ini sama sekali bukan ajakan kolaborasi dadakan. Sơn Tùng menyebut kolaborasi ini sebagai buah dari hubungan jangka panjang dengan Tyga, yang sudah berkali-kali nyaris terwujud sebelum akhirnya benar-benar mengunci. “Kami sudah saling kenal sejak lama, dan aku bahkan tak ingat lagi berapa kali aku ingin melakukan sesuatu bersama dia,” ujarnya. “Untungnya, tahun ini semuanya klop, dan rasanya benar-benar seperti takdir.” Secara teknis prosesnya sederhana — Sơn Tùng menulis lagunya, langsung mendengar suara Tyga terbayang di dalamnya, lalu mengirimkan track itu — tetapi fondasi di balik semua itu dibangun selama bertahun-tahun.

Namun yang memberi lagu ini bobot emosional ekstra adalah faktor biologis. Darah Vietnam yang mengalir pada Tyga mengubah “Come My Way” dari sekadar kolaborasi lintas genre menjadi sesuatu yang memiliki makna genealogis yang sesungguhnya. “Ini lebih dari sekadar sebuah lagu,” jelas Sơn Tùng. “Ini kesempatan bermakna bagi kami berdua untuk kembali terhubung dengan akar kami.” Garis keturunan yang sama itulah, menurutnya, yang membuat chemistry kreatif di antara mereka terasa begitu instan dan tanpa paksaan. Lagu ini lebih dulu menjadi sebuah wadah sebelum resmi diperkenalkan sebagai single.

Secara sonik, arsitektur musikal Sơn Tùng terbentang jauh melampaui satu kolaborasi apa pun. Ia sangat lugas soal sumber pengaruhnya: tumbuh dalam balutan musik tradisional rakyat Vietnam membentuk bukan hanya selera, tetapi juga cara fisik ia bernyanyi — mulai dari frasering, hiasan vokal, hingga register emosional yang ia mainkan. “Cara aku bernyanyi sangat dipengaruhi oleh itu,” katanya. “Menurutku, itulah salah satu hal yang membedakanku dari artis lain.” Ini bukan sekadar estetika yang dipinjam demi sentuhan kultural — inilah struktur penyangga seluruh identitas vokalnya, yang ia bangun selama 13 tahun di industri yang terus-menerus menekan musisi untuk jadi seragam.

Ketangguhan itu, menurut pengakuannya sendiri, lahir dari niat yang sadar dan perjuangan yang tidak mudah. Sơn Tùng memandang menjaga identitas bukan sekadar pilihan kreatif, melainkan sebuah disiplin profesional — semacam bintang utara yang mencegahnya terseret arus. “Selama aku ingat siapa diriku dan dari mana aku berasal, mustahil aku kehilangan diri atau identitasku.” Ia yakin, penonton bertahan karena mereka merasakan akar yang kuat itu. Dalam kerangka berpikirnya, loyalitas adalah respons terhadap keaslian, bukan produk algoritme atau gempuran marketing.

Konstruksi lagu ini juga layak diamati sampai ke detail bingkainya. Adegan after-credits yang menyertai “Come My Way” menampilkan Sơn Tùng melukis seekor ulat putih — sebuah detail yang ia tegaskan sangat disengaja dan krusial. “Itu bukan sekadar ulat,” katanya. “Itu juga gerbang yang membuka bab berikutnya yang sudah kusiapkan untuk penonton.” Metafora metamorfosis itu nyaris terlalu mulus, tapi Sơn Tùng sudah cukup membuktikan diri untuk mengklaimnya. Tiga tahun menata posisi di kancah global, lebih dari satu dekade membangun fondasi artistik, dan satu kolaborasi yang sekaligus terasa seperti pulang kampung — “Come My Way” terbaca, baik dari sisi eksekusi maupun strategi, sebagai tepat itu: sebuah awal.

Tonton video “Come My Way” di atas.

Baca Artikel Lengkap
Artikel ini telah diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.
Oleh
Image Credit
Courtesy Of The Artist
Share artikel ini
Sophie Caraan Managing Editor

Sophie Caraan is the Managing Editor at Hypebeast, where she sets the editorial direction, standards, and output strategy for the HQ team. With a decade of editorial experience, she brings both a storyteller's instinct and a strategist's eye — spotlighting the figures and movements that shape the culture across a multitude of lanes. Her tenure is marked by high-impact conversations with the likes of RZA, Mads Mikkelsen, CORTIS, Erling Haaland, Kasing Lung, NIGO, and more.

Baca Berikutnya

MAAP dan P.A.M. Hadirkan Kapsul Kolaborasi Keempat Bertema "Outer Terrestrial"
Fashion

MAAP dan P.A.M. Hadirkan Kapsul Kolaborasi Keempat Bertema "Outer Terrestrial"

Duo Australia ini kembali dengan koleksi psikedelik bernuansa luar angkasa.

Charli xcx Berjalan, Menyaksikan, dan Menghancurkan Runway di “SS26”
Musik

Charli xcx Berjalan, Menyaksikan, dan Menghancurkan Runway di “SS26”

Sebuah firasat kehancuran yang gelap tapi tetap bikin ingin bergoyang.

LISA, Anitta, dan Rema Bersatu untuk Anthem FIFA “Goals”
Musik

LISA, Anitta, dan Rema Bersatu untuk Anthem FIFA “Goals”

Tiga bintang internasional menyatukan pop, musik Latin, dan Afrobeats untuk meramaikan turnamen 2026.


Charli xcx Tinggalkan Klub demi “Rock Music”
Musik

Charli xcx Tinggalkan Klub demi “Rock Music”

Visioner pop ini berbelok dari lantai dansa ke noise industrial lewat single dan video eksperimental terbarunya.

Nike Bocorkan Kolaborasi Virgil Abloh Archive untuk Koleksi Lifestyle USMNT
Fashion

Nike Bocorkan Kolaborasi Virgil Abloh Archive untuk Koleksi Lifestyle USMNT

Jelang Piala Dunia 2026, United States Men’s National Team merilis capsule collection edisi spesial yang merayakan sekaligus meneruskan legacy kreatif sang desainer visioner, Virgil Abloh.

Travis Scott Rilis Koleksi Merch Cactus Jack x Nike “Pink Pack” yang Wajib Kamu Punya
Fashion

Travis Scott Rilis Koleksi Merch Cactus Jack x Nike “Pink Pack” yang Wajib Kamu Punya

Meski Air Jordan 1 Low “Pink Pack” ludes seketika, kamu masih bisa mengamankan koleksi apparel Cactus Jack x Nike yang dirilis bersamaan dan tersedia lengkap secara online.

Intip Resmi Rassvet x Nike SB Zoom Tennis Classic “Blue Void/Sail”
Footwear

Intip Resmi Rassvet x Nike SB Zoom Tennis Classic “Blue Void/Sail”

Bahan suede dan mesh menghadirkan sentuhan premium pada siluet low‑cut klasik ini.

Tom Wood Rilis Koleksi "Reflections" Bareng Seniman Tato Guy Le Tatooer
Fashion

Tom Wood Rilis Koleksi "Reflections" Bareng Seniman Tato Guy Le Tatooer

Rumah perhiasan asal Norwegia, Tom Wood, menggandeng seniman tato Prancis Guy Le Tatooer untuk koleksi kapsul berisi 10 perhiasan yang memadukan desain minimalis dengan detail folklor penuh makna.

S’YTE dan Dickies Hadirkan Koleksi Kapsul Workwear Serba Hitam “Anti‑Mode”
Fashion

S’YTE dan Dickies Hadirkan Koleksi Kapsul Workwear Serba Hitam “Anti‑Mode”

Sub-label Yohji Yamamoto ini menerjemahkan utilitas klasik Amerika lewat lensa desain avant-garde yang gelap dan puitis.

Piaget Gandeng Wristcheck Hadirkan Altiplano Ultimate Automatic Edisi Terbatas
Jam Tangan

Piaget Gandeng Wristcheck Hadirkan Altiplano Ultimate Automatic Edisi Terbatas

Setiap jam tangan dilengkapi caseback ukir ganda yang menampilkan lambang dan logo dari kedua pihak.


Nike Segarkan Pegasus Premium dengan Warna “Racer Blue/Atomic Pink”
Footwear

Nike Segarkan Pegasus Premium dengan Warna “Racer Blue/Atomic Pink”

Sepatu lari harian berteknologi tinggi ini hadir dengan tampilan dua warna yang cerah, siap menemani lari musim panasmu.

Dari Panggung ke Diamond: Bad Bunny dan adidas Rilis Sepatu BadBo 1.0 Cleat
Footwear

Dari Panggung ke Diamond: Bad Bunny dan adidas Rilis Sepatu BadBo 1.0 Cleat

Superstar Puerto Rico ini membawa gaya desain khasnya ke lapangan bisbol lewat colorway baru bernuansa patriotik.

Le Labo Rilis Koleksi Incense Terbaru dan Duo Perawatan Tangan Santal 33
Fashion

Le Labo Rilis Koleksi Incense Terbaru dan Duo Perawatan Tangan Santal 33

Rumah wewangian kult favorit ini memperluas lini Home dan Body mereka musim panas ini.

Kolaborasi Spesial: adidas dan Bintang J-Pop Ado Rilis Jersey Timnas Jepang 2026
Fashion

Kolaborasi Spesial: adidas dan Bintang J-Pop Ado Rilis Jersey Timnas Jepang 2026

Hadir dalam warna ikonis “Samurai Blue” dengan sentuhan motif khas sang penyanyi.

Ronnie Fieg Goda Sneaker Hybrid Kith x New Balance Terbaru
Footwear

Ronnie Fieg Goda Sneaker Hybrid Kith x New Balance Terbaru

Kolaborasi keren yang memadukan upper seri 2000 dengan sole 2002.

Perpaduan Formal & Hardwood: Nike Upgrade Air Force 1 “Black Leather” dengan Detail Loafer Buckle
Footwear

Perpaduan Formal & Hardwood: Nike Upgrade Air Force 1 “Black Leather” dengan Detail Loafer Buckle

Menjembatani streetwear dan menswear, AF1 berbahan black pebbled leather ini hadir dengan hardware horsebit klasik yang elegan.

More ▾