Serena Williams Umumkan Comeback ke Tenis Profesional
Empat tahun setelah perpisahan emosionalnya di New York, juara tunggal Grand Slam 23 kali itu resmi kembali tampil di WTA Tour.
Ringkasan
-
Serena Williams secara resmi mengumumkan kembalinya ke tenis profesional
-
Ikon tenis tersebut akan kembali turun di WTA Tour pada rangkaian turnamen hard-court musim panas di Amerika Utara, dengan bidikan utama US Open 2026
-
Williams awalnya mundur dari dunia tenis setelah US Open 2022, dan dengan ikonis menyebut kepergiannya sebagai sebuah “evolusi” alih-alih pensiun total
Dunia olahraga kini resmi bersiap: Sang Ratu Lapangan telah kembali. Hampir empat tahun setelah perpisahan emosional yang penuh bintang di Arthur Ashe Stadium, juara 23 kali Grand Slam nomor tunggal Serena Williams mengumumkan bahwa ia keluar dari masa pensiun dan kembali ke tenis profesional. Kabar ini ia bagikan lewat sebuah feature eksklusif bersama ESPN, di mana sang ikon olahraga itu menegaskan akan kembali ke WTA Tour pada akhir tahun ini—membuka jalan bagi salah satu comeback paling dinantikan dalam sejarah olahraga.
Williams awalnya mundur dari tenis setelah tersingkir dramatis di babak ketiga US Open 2022. Saat itu, ia menghindari kata “pensiun” dan justru menulis sebuah esai yang menggambarkan transisinya sebagai sebuah “evolusi menjauh dari tenis” agar bisa fokus pada keluarga dan firma modal ventura miliknya yang tengah berkembang pesat, Serena Ventures. Namun, api kompetitif itu tak pernah benar-benar padam. Dalam pengumumannya, Williams mengungkapkan bahwa jeda dari kerasnya hidup di tur memberinya waktu bagi tubuh untuk pulih sepenuhnya—yang pada akhirnya mendorongnya kembali ke lapangan latihan dengan gairah yang benar-benar terbarukan.
“Saya pikir saya sudah selesai, sungguh,” ungkap Williams. “Tapi saat menyaksikan permainan ini berkembang dari pinggir lapangan, saya sadar raket itu masih terasa seperti perpanjangan tangan saya. Empat tahun terakhir saya habiskan untuk terus berevolusi sebagai seorang ibu dan pebisnis, tapi sosok kompetitor dalam diri saya masih punya beberapa bab lagi untuk ditulis. Saya tidak kembali hanya untuk bermain; saya kembali untuk bersaing.”
Comeback bersejarahnya akan disusun dengan sangat terukur demi mempersiapkan tubuhnya menghadapi intensitas dan kerasnya kompetisi Grand Slam. Menurut timnya, Williams berencana resmi kembali ke tur pada rangkaian turnamen hard-court di akhir musim panas. Saat ini ia dijadwalkan tampil di laga tunggal kompetitif perdananya di Canadian Open pada bulan Agustus, memanfaatkan ajang WTA 1000 itu sebagai batu loncatan krusial menuju US Open 2026 di New York—panggung yang sama tempat ia terakhir kali melambaikan salam perpisahan kepada para penggemar.
Saat kabar ini seketika mengguncang komunitas tenis global, para penggemar, pemain, dan analis mulai berspekulasi apakah Williams akhirnya bisa menyamai—atau bahkan mematahkan—rekor sepanjang masa yang begitu sulit disentuh milik Margaret Court dengan 24 gelar Grand Slam tunggal. Entah ia mengejar catatan sejarah tertinggi atau sekadar kembali demi kecintaannya pada permainan ini, satu hal tak terbantahkan: musim tenis 2026 resmi menjadi tontonan wajib di layar kaca.



















