Koleksi sacai Men’s SS27 Tabrakkan Preppy Heritage dengan Sound System Culture dalam “The New Classics”
Desainer Chitose Abe melancarkan intervensi fashion intelektual di Paris, mengawinkan tailoring Brooks Brothers, ikonografi Soul II Soul, dan sandal Birkenstock hybrid.
Ringkasan
sacai resmi merilis koleksi pria Spring/Summer 2027 bertajuk “THE NEW CLASSICS” di Paris Fashion Week. Creative director Chitose Abe membenturkan tailoring preppy klasik ala Brooks Brothers dengan energi sound system culture dan ikonografi Soul II Soul, lengkap dengan sentuhan utilitarian dan sandal Birkenstock hybrid yang memperbarui pakem menswear klasik.
sacai resmi memperkenalkan koleksi pria Spring/Summer 2027, menghadirkan presentasi konseptual yang intens bertajuk “THE NEW CLASSICS.” Digelar bertepatan dengan Paris Fashion Week, creative director Chitose Abe memanfaatkan runway sebagai ruang intervensi intelektual, dengan sengaja membenturkan pakem tailoring preppy klasik yang kaku dan konservatif dengan energi subkultur kontemporer yang bebas dan penuh warna untuk membebaskan busana pria dari tradisi desain yang stagnan.
Inti struktural koleksi ini bertumpu pada filosofi membebaskan bentuk dari segala stagnasi. sacai tanpa effort menyuntikkan utilitas teknis ke dalam arketipe menswear klasik, yang dipertegas lewat kolaborasi resmi dengan brand heritage Amerika yang ikonik, Brooks Brothers. Blazer navy konservatif dan potongan tailoring rapi dipotong, dilapis, dan direkayasa ulang dengan metode hibridisasi khas sacai yang menyatu tanpa cela. Fondasi preppy ini diguncang secara dinamis lewat garis leher yang sepenuhnya direkonstruksi, jahitan raw, serta kehadiran chin ties fungsional yang dibiarkan jatuh bebas, mengubah kode berpakaian kaku menjadi pernyataan streetwear kontemporer yang cair dan ekspresif.
Koleksi ini mendapatkan ritme emosionalnya dari kolaborasi bersama sound system legendaris asal London, Soul II Soul. Mencerminkan etos bersama akan optimisme, inklusivitas, dan cinta, rangkaian busananya memadukan tekstil kustom yang dicetak dengan arsip foto dari Sunday night sessions revolusioner kolektif tersebut di Covent Garden, The Africa Centre. Item streetwear andalan seperti T-shirt, kardigan, jaket bomber, dan sweat dihiasi dengan Funki Dred emblem legendaris, berdampingan dengan judul lagu yang diakui lintas generasi, termasuk “Back to Life” dan “Keep on Moving.”
Energi subversif ini juga dihadirkan hingga ke alas kaki melalui kolaborasi besar dengan BIRKENSTOCK. Memadukan kegemaran sacai pada multi-layering dengan craftsmanship heritage BIRKENSTOCK yang berakar sejak 1774, koleksi ini melansir siluet hibrida bertali banyak yang mengawinkan model-model ikonis seperti Boston clog dan Arizona sandal ke dalam satu bentuk baru yang lebih dimensional. Rangkaian alas kaki ini dilengkapi dengan utility bag serasi, berlapis suede taupe dan hitam premium yang sama seperti pada sandal, dengan outsole bermotif tulang khas BIRKENSTOCK yang membungkus bagian bawah luar tas, lalu disempurnakan strap adjustable bergaya ortopedi dan buckle persegi. Beberapa pasang Birkenstock pun mendapat sentuhan akhir berupa signatur dari seniman tato legendaris, Dr. Woo.