Pharrell Williams Rilis Louis Vuitton Men’s SS27 Pre-Collection
Bertajuk “WHATEVER THE WEATHER”, kapsul serbaguna ini mendobrak pakem rainwear klasik lewat efek trompe l’oeil berkonsep tinggi, tekstur weathered, dan tailoring fungsional berorientasi utilitas.
Ringkasan
-
Louis Vuitton Men’s Creative Director Pharrell Williams resmi melansir koleksi pra-musim Men’s Spring-Summer 2027
-
Bertajuk “WHATEVER THE WEATHER,” koleksi ini berfokus pada perjalanan lintas benua, menghadirkan busana luks yang adaptif dan tahan cuaca, dirancang khusus untuk iklim yang kian tak menentu
-
Motif desain kunci mencakup Monogram Reporter (memadukan kanvas workwear era 1980-an dengan suede cognac) dan Surplus Brut (pola denim berdimensi 3D yang meniru efek pudar tersapu hujan)
Bagi pria modern yang gemar terbang ke berbagai penjuru dunia, prakiraan cuaca yang berubah-ubah hanyalah bagian dari perjalanan. Merangkul elemen tak terduga dalam travel global, Louis Vuitton Men’s Creative Director Pharrell Williams resmi memperkenalkan Men’s Spring/Summer 2027 Pre-Collection. Bertajuk “WHATEVER THE WEATHER,” koleksi kapsul lengkap ini memadukan kehalusan gaya dandy kelas atas dengan ketangguhan utilitarian. Dengan mengutak-atik sekaligus merayakan kultur rainwear, Williams merancang garderobe transisi serbaguna yang siap beradaptasi tanpa cela, dari ruang rapat hingga ibu kota yang diguyur hujan.
Di jantung inovasi material koleksi ini terdapat eksplorasi brilian tentang trompe l’oeil dan ilusi optik. Pergeseran cuaca yang tak terduga menginspirasi Williams untuk merancang deretan pakaian kulit dan tas ikonis “Jersey Trompe L’Oeil” (termasuk Keepall 50 dan Speedy 30) yang menggunakan teknik cetak istimewa, sehingga tampak dan terasa persis seperti bahan sweat-shirt katun abu-abu klasik. Di sisi lain, jaket denim berlapis perak seolah selalu basah tersiram hujan, setelan kasmir menyamar sebagai denim tangguh, dan jaket kerja denim biru sengaja “dikotori” dengan semprotan karet bertekstur spons yang mereplikasi cipratan lumpur segar secara nyaris sempurna.
Koleksi kapsul siap-travel ini juga menghadirkan pembaruan besar pada leather goods dan motif ikonis Louis Vuitton. Kehadiran perdana Monogram Reporter menyatukan kanvas berlapis biru dan kuning yang tampak usang dengan dasar suede cognac yang kokoh, menghadirkan sentuhan nostalgia pada kode hiking heritage era 1980-an. Untuk item yang lebih bertutur, animasi kartun yang playful menggambarkan keseharian seorang pebisnis muda yang mengemas koper di New York City yang cerah, naik pesawat, lalu mendarat di Paris yang diguyur badai. Grafis ini diukir laser dengan detail rumit pada setelan kerja denim, set bowling sutra, dan small leather goods.
Jejak langkah koleksi ini sama-sama menantang cuaca, menghadirkan deretan footwear yang mengutamakan stabilitas tanpa kehilangan sentuhan high fashion. Siluet LV Ranger bergerak di garis tipis antara kemewahan dan utilitas, hadir sebagai boot jalan ringan dari suede hitam, karet, dan ripstop di atas sol hiking yang kokoh. Sementara itu, ikon tercinta LV Trainer kembali hadir dalam palet warna Monogram Reporter berbahan multi-material, varian nilon hijau-oranye yang vibran, serta edisi spesial “Mud Trompe L’Oeil” yang diselimuti efek lumpur dari semprotan karet khas koleksi ini.
Mulai dari Keepall tetes hujan mengilap berkonsep tinggi dengan cetak 3D hingga tas Monogram berbentuk payung yang literal, Pharrell Williams berhasil mengubah kegelisahan akan hari hujan menjadi pernyataan luks paling mutakhir. Memadukan humor, fungsionalitas, dan savoir-faire yang tiada tanding, Spring-Summer 2027 Pre-Collection membuktikan bahwa dengan garderobe yang tepat, cuaca apa pun bisa ditaklukkan dengan penuh gaya. Koleksi ini dijadwalkan hadir di butik Louis Vuitton di seluruh dunia dan secara online pada akhir 2026.



















