On Resmi Luncurkan Sepatu Balap Maraton Cloudboom Generasi Terbaru dengan Teknologi CloudTec Sphere™
Label asal Swiss ini mengembangkan lini sepatu lari jarak jauh elitnya dengan upper LightSpray™ hasil semprotan robot dan siluet ultra-ringan hanya 158 g.
Ringkasan
On memperkenalkan Cloudboom generasi kedua untuk maraton, kini dengan teknologi CloudTec Sphere™ terbaru, midsole Helion™ HF yang lebih ringan, serta upper robot-sprayed LightSpray™ yang ultra-ringan dan efisien secara aerodinamis untuk menjaga kecepatan elit hingga garis finish 42K.
On resmi memperkenalkan generasi kedua dari franchise sepatu lari jarak jauh andalannya yang sudah berjaya di ajang maraton, lewat Cloudboom Strike 2 dan LightSpray Cloudboom Strike 2 berteknologi otomasi. Dirancang di titik temu intuisi atlet dan sains olahraga, jajaran sepatu balap terbarunya ini disetel secara struktural untuk memaksimalkan efisiensi lari, menawarkan “fresh-leg advantage” hasil rekayasa yang ditujukan untuk menjaga kecepatan tingkat elite hingga kilometer-kilometer pamungkas di lintasan 26,2 mil.
Pembaruan struktural utama di seluruh lini Cloudboom generasi kedua adalah debut CloudTec Sphere™. Evolusi besar dari tata letak foam eksklusif On ini menghadirkan geometri dan kanal bantalan yang direkayasa dengan presisi untuk mengoptimalkan penyerapan benturan dan memaksimalkan pantulan energi. Sistem ini dipadukan dengan midsole Helion™ HF (hyper foam) yang didesain ulang, memangkas bobot hingga 15% dibanding foam generasi pertama. Diapit di antara dua lapisan Helion HF berdensitas ganda tersebut, terdapat Speedboard® karbon melengkung yang direkayasa ulang agar lebih ringan sekaligus lebih kaku dari versi sebelumnya, memberikan dorongan ke depan seketika di setiap langkah.
Model puncak dari peluncuran ini mengusung teknologi upper LightSpray™ yang revolusioner dari On. Alih-alih mengandalkan metode manufaktur konvensional—yang bisa melibatkan hingga 200 tahapan terpisah di berbagai fasilitas—LightSpray merampingkan konstruksi menjadi satu langkah otomatis menggunakan lengan robotik lokal yang menyemprotkan 1,5 kilometer filamen khusus hanya dalam hitungan menit. Hasilnya adalah upper satu bagian tanpa jahitan, tanpa lem, dan tanpa tali yang membungkus kaki bak kulit kedua. Berdasarkan penilaian siklus hidup yang dilakukan firma lingkungan Vaayu, model produksi tanpa limbah ini memangkas jejak karbon upper hingga 65%. Untuk mengukuhkan keunggulan ramah lingkungan tersebut dengan performa murni, studi terbaru dari University of Cape Town membuktikan bahwa varian LightSpray menghadirkan peningkatan efisiensi lari sebesar 1,6% dibanding tolok ukur terdepan di industri.
Sepatu ini sudah lebih dulu membuktikan pedigree-nya di panggung dunia, membantu para atlet elite tim On mencetak personal record spektakuler sebelum rilis komersial. Pencapaian lintasan yang menonjol antara lain Hellen Obiri yang memangkas 1 menit 48 detik dari catatan waktunya di London, Yeman Crippa yang mengamankan kemenangan taktis di Paris dengan peningkatan waktu 48 detik, dan Joe Klecker yang menghancurkan rekor pribadinya sendiri hingga 4 menit 41 detik di Boston. Untuk mengimbangi lonjakan permintaan terhadap sportswear berbasis otomasi, On sukses mengeskalakan infrastrukturnya, memperkuat hub otomatis perdananya di Zurich pada 2025 dengan fasilitas produksi robotik kedua berskala besar di dekat Busan, Korea Selatan, yang dibuka pada April 2026.
Cloudboom Strike 2 dan LightSpray Cloudboom Strike 2 akan resmi diluncurkan secara global pada 30 Juli 2026. Kedua siluet ini akan tersedia untuk dibeli langsung melalui on.com dan melalui jaringan mitra ritel lari spesialis premium pilihan di seluruh dunia.



















