Lucien Smith Hadirkan ‘Burn Down the House’ di Kearsey & Gold
Deretan lukisan mini airbrush terbaru terinspirasi dari ‘The Wizard of Oz’.
Ringkasan
- Kearsey & Gold tengah menampilkan Burn Down the House karya seniman Amerika, Lucien Smith, hingga 17 Juli
- Pameran ini menghadirkan rangkaian karya airbrush berukuran kecil yang menggali tema pemenuhan diri, ambisi, dan kehancuran lewat citra rumah milik Dorothy’ yang terlempar ke udara dalam The Wizard of Oz
- Pameran ini menandai momen Smith’ tampil perdana di Inggris, sekaligus pameran tunggal pertamanya sejak membuka restoran FOOD
Setelah hampir satu tahun menjabat sebagai head chef di FOOD, Lucien Smith kembali ke kanvas lewat Burn Down the House, pameran tunggal perdananya di Inggris bersama Kearsey & Gold. Berlangsung hingga 17 Juli, pameran ini menampilkan rangkaian lukisan airbrush terbaru yang berpusat pada satu subjek: rumah milik Dorothy’ yang jatuh menembus langit dalam The Wizard of Oz.
Kanvas-kanvas mungil bertekstur kasar berjejer di galeri London, masing-masing menampilkan sudut berbeda dari rumah yang melayang di udara; tanpa pelangi, tanpa sepatu ruby, bahkan tanpa momen benturan yang sudah di depan mata. Smith memakai citra ini sebagai metafora bagi ketidakpastian dan hilangnya kendali — ketika bukan lagi karpet, melainkan seluruh rumah yang ditarik dari bawah kaki kamu. “Segala sesuatu yang telah kamu’ bangun, terlempar begitu saja ke udara,” tulisnya. “Aku ingin tahu apa yang ada’ di sisi lain dari semua itu.”
Dalam beberapa tahun terakhir, Smith secara terbuka berbicara tentang menemukan kembali dan mempertajam sisi artistiknya setelah naik (dan jatuh) sebagai sosok yang mendadak melejit. Ia pergi ke Montauk untuk memulai dari awal, dan di sana ia mendirikan Serving the People, organisasi nirlaba yang berfokus pada seniman. Ia’ kemudian kembali ke New York untuk memimpin restorannya, FOOD, yang juga dihiasi karya-karya airbrush. Burn Down the House menandai momen Smith’ kembali ke panggung pameran untuk pertama kalinya sejak membuka tempat tersebut pada musim gugur lalu.
Lihat unggahan ini di Instagram
Untuk pamerannya yang tengah berlangsung di London, Smith menyebut sederet inspirasi — Martha Rosler, Cady Noland, Barbara Kruger, “Protect Me From What I Want” karya Jenny Holzer, dan “Once in a Lifetime” dari Talking Heads — yang semuanya menggali jarak antara hasrat dan pemenuhan, serta kegelisahan setelah meraih American Dream.
“Meskipun aku tidak menyuruhmu membakarnya habis, aku bertanya apakah kamu sanggup,” lanjut Smith. “Aku mengajakmu memikirkan apa sebenarnya yang kita bangun ketika kita berkata sedang membangun sebuah hidup, dan apa arti semua itu, di sepersekian detik sebelum rumah itu runtuh menghantam tanah.”
Burning Down the House kini tengah dipamerkan di London.
Kearsey & Gold
76 Brewer St,
London W1F 9TX,
United Kingdom



















