Lionel Messi Jadi Pemain Pertama yang Selalu Cetak Gol di 7 Laga Beruntun Piala Dunia
Argentina kini melaju untuk menantang Cape Verde di Miami pada babak 32 besar.
Ringkasan
Lionel Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah FIFA World Cup yang mencetak gol di tujuh laga beruntun turnamen, saat Argentina menang 3-1 atas Jordan di fase grup.
Kapten Argentina itu membukukan gol Piala Dunia ke-19 dalam kariernya lewat tendangan bebas menit ke-80 untuk mempertegas statusnya sebagai top skor sepanjang masa turnamen.
Sang juara bertahan menutup Grup J sebagai pemuncak klasemen dengan rekor sempurna dan melaju untuk menghadapi Cape Verde di babak 32 besar di Miami.
Lionel Messi terus menulis ulang sejarah sepak bola dunia di panggung terbesar yang bisa terbayangkan. Superstar Argentina itu resmi menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam tujuh laga beruntun di 2026 FIFA World Cup, lewat kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania. Mengamankan posisi puncak di Grup J dengan catatan tanpa cela memastikan sang juara bertahan akan menghadapi Cape Verde di babak 32 besar mendatang. Pencapaian ini menambah satu lapisan lagi yang belum pernah ada sebelumnya pada kariernya yang sudah legendaris. Ribuan pendukung yang datang dari berbagai penjuru memenuhi stadion untuk menyaksikan sang playmaker pujaan mengukuhkan warisannya di laga pamungkas fase grup.
Pelatih Lionel Scaloni memilih mengistirahatkan kapten veterannya hampir sepanjang babak pertama demi menjaga kebugarannya untuk fase gugur yang begitu menuntut. Messi akhirnya masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti di babak kedua, disambut tepuk tangan membahana dari seluruh stadion. Ia langsung mengendalikan tempo permainan dan memanfaatkan tendangan bebas di menit ke-80 untuk mengirim bola melengkung ke sudut gawang. Gol spektakuler itu menjadi gol Piala Dunia ke-19 dalam kariernya dan praktis mengunci laga. Kemampuannya memberi dampak sebesar itu meski dengan menit bermain terbatas menegaskan kecemerlangan teknis yang tetap terjaga, hanya tiga hari setelah ulang tahunnya yang ke-39.
Sang juara bertahan kini melaju ke fase gugur dengan modal momentum luar biasa dan rasa percaya diri yang tak tertandingi. Argentina akan terbang ke South Florida untuk menghadapi Cape Verde dalam laga bracket yang sangat dinantikan. Bermain di Miami punya makna budaya dan emosional yang dalam bagi sang penyerang veteran, setelah masa pengabdiannya yang panjang di klub kota pesisir tersebut. Menyelesaikan fase grup dengan rekor sempurna di Grup J menempatkan raksasa Amerika Selatan itu sebagai favorit kuat untuk melaju hingga partai puncak. Seluruh skuad tetap terfokus penuh pada misi mempertahankan trofi internasional bergengsi tersebut.
Catatan enam gol di laga-laga awal menempatkan penyerang Argentina itu kokoh di barisan terdepan perburuan Golden Boot 2026. Ia resmi melampaui rekor gol beruntun legendaris yang sebelumnya dipegang ikon-ikon seperti Just Fontaine dan Jairzinho. Menampilkan level permainan ofensif se-elit ini benar-benar menantang semua pakem soal usia untuk seorang pemain yang hampir menginjak 40 tahun. Penonton di seluruh dunia terus dibuat terpukau saat sang ikon global mendorong batas-batas olahraga ini ke wilayah yang belum pernah dijelajahi. Fase single-elimination yang akan datang menjadi panggung raksasa bagi lebih banyak lagi rekor yang berpotensi ia pecahkan.



















