Chrome Hearts Gugat Nordstrom atas Pelanggaran Merek Dagang Motif Salib Ikonik

Gugatan ini memicu perdebatan: kapan elemen desain dekoratif resmi berfungsi sebagai penanda merek yang langsung dikenali.

Fashion
8.5K 0 Komentar
Simpan

Ringkasan

  • Chrome Hearts secara resmi mengajukan gugatan terhadap Nordstrom di U.S. District Court for the Central District of California

  • Label mewah ini menuduh raksasa ritel tersebut melakukan pelanggaran merek dagang dan pemalsuan terkait aksesori yang menampilkan desain salib khasnya.

  • Sengketa hukum ini menyoroti kompleksnya batas antara dekorasi yang semata-mata ornamental dan merek dagang penanda asal-usul yang layak mendapat perlindungan hukum.

Chrome Hearts secara resmi menempuh jalur hukum terhadap Nordstrom atas sebuah koleksi aksesori yang, menurut label mewah berbasis Los Angeles itu, secara melawan hukum mereplikasi elemen desainnya yang paling ikonik. Dalam gugatan yang diajukan pada 4 Juni di U.S. District Court for the Central District of California, Chrome Hearts menuduh raksasa ritel tersebut melakukan pelanggaran merek dagang, pemalsuan, false designation of origin, dan persaingan tidak sehat. Inti perselisihan ini berangkat dari penjualan sabuk dan perhiasan oleh Nordstrom yang memuat motif berbentuk salib yang sangat menyerupai estetika heavy metal dari label high-end tersebut.

Lebih dari sekadar sengketa biasa di segmen luxury, gugatan ini memunculkan pertanyaan yang jauh lebih luas tentang bagaimana hukum merek memperlakukan fitur desain yang sekaligus dekoratif dan berfungsi sebagai penanda asal-usul. Chrome Hearts tidak mengklaim hak eksklusif atas seluruh gambar bersiluet salib. Sebaliknya, label ini secara spesifik ingin menegakkan pendaftaran federal yang melindungi desain CH Cross dan CH Plus. Menurut perusahaan, puluhan tahun penggunaan konsisten, tingginya adopsi oleh para selebritas, serta kampanye iklan berskala besar telah mengukuhkan motif-motif spesifik ini sebagai merek dagang yang mudah dikenali di benak konsumen.

Kasus ini menyoroti halusnya keseimbangan yang harus dijaga pengadilan ketika menilai apakah sebuah fitur desain berfungsi sebagai penanda asal-usul yang sesungguhnya, alih-alih sekadar ornamen yang menarik secara visual. Hasil perselisihan ini kemungkinan akan bergantung pada apakah konsumen benar-benar mengenali salib-salib spesifik tersebut sebagai penanda Chrome Hearts, dan apakah penggunaan oleh Nordstrom menimbulkan kebingungan soal afiliasi merek. Pada akhirnya, putusan ini bisa membantu menegaskan di mana batas hukum ditarik antara merek dagang fashion yang dapat dilindungi dan kosakata desain ornamental secara umum.

Baca Artikel Lengkap
Artikel ini telah diterjemahkan secara otomatis dari bahasa Inggris.
Oleh
Share artikel ini
Joyce Li Editor

For over half a decade, Joyce Li has served as an Editor on Hypebeast's global team, leveraging profound industry insights to capture the zeitgeist. Through her editorial lens, she anticipates emerging trends while dedicating her platform to spotlighting those making the greatest impact on culture today. A storyteller first and foremost, she examines the cross-pollination of fashion, footwear, art, music, and sports. This intersectional approach has led to compelling interviews with industry-defining figures like LeBron James, Pharrell Williams, Tom Brady, NIGO, A$AP Rocky, KAWS, and more.

Baca Berikutnya

Drama Chrome Hearts vs. Nordstrom & Prada Luncurkan Spacesuit Lunar NASA di Rangkuman Kabar Fashion Terpanas Minggu Ini
Fashion

Drama Chrome Hearts vs. Nordstrom & Prada Luncurkan Spacesuit Lunar NASA di Rangkuman Kabar Fashion Terpanas Minggu Ini

Tetap ter-update dengan tren dan berita terbaru dunia fashion.

Fit Check: Alysa Liu Tampil Head-to-Toe Heavy Metal dengan Custom Chrome Hearts di Karpet Merah AMA
Fashion

Fit Check: Alysa Liu Tampil Head-to-Toe Heavy Metal dengan Custom Chrome Hearts di Karpet Merah AMA

Peraih medali emas Olimpiade ini menukar sepatu seluncurnya dengan estetika punk-rock total, disempurnakan dengan busana custom yang edgy dan penuh statement.

Fit Check: Chrome Hearts Timmy Comeback dengan Tracksuit Oranye Custom dan Kebangkitan Knicks Timbs Biru-Oranye
Fashion

Fit Check: Chrome Hearts Timmy Comeback dengan Tracksuit Oranye Custom dan Kebangkitan Knicks Timbs Biru-Oranye

Timothée Chalamet resmi masuk villain era demi mendukung New York Knicks juara, memancarkan vibe Vector dari film ‘Despicable Me’.


graniph Rayakan Koleksi Kolaborasi Baru ‘Kingdom Hearts’
Fashion

graniph Rayakan Koleksi Kolaborasi Baru ‘Kingdom Hearts’

Kolaborasi spesial ini rilis Juni.

'Lupin Part 4' Siap Comeback di Netflix
Hiburan

'Lupin Part 4' Siap Comeback di Netflix

Omar Sy kembali beraksi sebagai pencuri gentle nan karismatik Assane Diop dalam serial Prancis yang mendunia ini.

Austin Abrams dan Josh Brolin Tertelan Hidup-hidup di Trailer Resmi ‘Whalefall’ yang Super Menegangkan
Hiburan

Austin Abrams dan Josh Brolin Tertelan Hidup-hidup di Trailer Resmi ‘Whalefall’ yang Super Menegangkan

Thriller survival klaustrofobik garapan sutradara Brian Duffield ini hadir dengan vibe gabungan ‘The Martian’ dan ‘127 Hours’.

Gue Sumpah, Crocs Classic Clog ‘Harry Potter’ Marauder’s Map Ini Bener‑Bener “Up to No Good”
Footwear

Gue Sumpah, Crocs Classic Clog ‘Harry Potter’ Marauder’s Map Ini Bener‑Bener “Up to No Good”

Desain penuh Marauder’s Map terbentang di atas kanvas krem dengan aksen merah, font tulisan tangan, simbol peta, dan hiasan Jibbitz huruf “H” berwarna emas.

Blue Note Records Rilis Blue Note FC Collection: Koleksi Kapsul Sepak Bola Berjiwa Jazz
Fashion

Blue Note Records Rilis Blue Note FC Collection: Koleksi Kapsul Sepak Bola Berjiwa Jazz

Koleksi kapsul edisi terbatas ini menghubungkan langsung improvisasi di atas lapangan dengan improvisasi di atas panggung.

Nike A’Two PE “Susie Carmichael” ala A’Ja Wilson Usung Nostalgia ‘90-an
Footwear

Nike A’Two PE “Susie Carmichael” ala A’Ja Wilson Usung Nostalgia ‘90-an

Superstar Las Vegas Aces ini menghormati kartun favorit masa kecilnya, menerjemahkan estetika khas Rugrats garapan Nickelodeon ke dalam sepatu signature terbarunya.

Converse Segarkan All Star Lgcy Ox dengan Tiga Warna Retro Baru
Footwear

Converse Segarkan All Star Lgcy Ox dengan Tiga Warna Retro Baru

Hadir dalam warna “Orange,” “Navy Blue” dan “Sand.”


Umbro dan HUF Siap Rilis Koleksi Kolaborasi Summer 2026
Fashion

Umbro dan HUF Siap Rilis Koleksi Kolaborasi Summer 2026

Brand sepak bola global populer ini rayakan 100 tahun perjalanan dengan jersey dual-brand terbaru.

Razer Masuk ke Dunia XLR dengan Mic Hybrid Seharga $250 USD
Tech & Gadgets

Razer Masuk ke Dunia XLR dengan Mic Hybrid Seharga $250 USD

Hadir dengan perekaman 32-bit float, AI noise removal, dan sentuhan Chroma RGB untuk streamer yang ingin upgrade kualitas suara studio mereka.
1 Sumber

Boot Trooper Lace Up Leather dari nonnative Usung Gaya Taktikal Minimalis
Footwear

Boot Trooper Lace Up Leather dari nonnative Usung Gaya Taktikal Minimalis

Hadir dalam dua warna edgy: “Gray” dan “Coyote”.

Timberland dan nonnative Comeback dengan 3‑Eye Classic Taupe yang Legendaris
Footwear

Timberland dan nonnative Comeback dengan 3‑Eye Classic Taupe yang Legendaris

Moccasin camp klasik ini hadir lagi dengan sentuhan baru: hairy suede, leather nubuck, dan sol tebal yang lebih modern.

Blancpain Fifty Fathoms Tech World Oceans Day
Jam Tangan

Blancpain Fifty Fathoms Tech World Oceans Day

Dilengkapi dial hitam absolut yang mampu menyerap hingga 97% cahaya.

HUMAN MADE dan VERDY Rilis Koleksi Eksklusif Sambut Pembukaan Store Baru di Seoul
Fashion

HUMAN MADE dan VERDY Rilis Koleksi Eksklusif Sambut Pembukaan Store Baru di Seoul

Koleksi kapsul kolaboratif ini menampilkan grafis orisinal yang memadukan karakter VICK dengan motif hati ikonik sang brand.

More ▾