Warner Bros. Garap Reboot Film Layar Lebar ‘Westworld’
Meski serial sci-fi kesayangan HBO itu tamat lebih cepat, film ikonis Michael Crichton tahun 1973, Westworld, bakal hadir lagi ke bioskop dengan versi reboot yang segar.
Ringkasan
- Warner Bros. Discovery secara resmi sedang menggarap film layar lebar baru sebagai reboot dari Westworld, yang diangkat dari film fiksi ilmiah orisinal tahun 1973 garapan Michael Crichton
- Naskahnya digarap oleh penulis veteran film-film blockbuster, David Koepp, yang paling dikenal lewat adaptasi karya CrichtonJurassic Park
- Film mendatang ini akan menghadirkan interpretasi segar atas konsep taman hiburan orisinal dan tidak akan terhubung dengan serial HBO yang menuai pujian kritikus garapan Jonathan Nolan dan Lisa Joy
Keganasan penuh sensasi dari Westworld resmi kembali, namun tidak dengan cara yang dibayangkan sebagian besar penggemar. Menurut laporan terbaru, Warner Bros. Discovery sedang menggarap reboot film layar lebar baru dari waralaba fiksi ilmiah ikonis tersebut. Alih-alih menuntaskan alur rumit serial HBO yang baru saja dibatalkan, proyek ini justru kembali ke akar ceritanya. Studio berencana sepenuhnya membayangkan ulang film orisinal tahun 1973 yang ditulis dan disutradarai Michael Crichton, tentang taman hiburan berteknologi tinggi bernuansa dewasa, tempat atraksi-atraksi robotik mendadak berubah mematikan.
Untuk membawa kembali para robot pembunuh ke layar lebar, Warner Bros. menggandeng seorang penulis skenario yang sangat akrab dengan kisah taman hiburan ala Crichton yang berujung bencana. David Koepp, penulis veteran yang meracik skenario untuk film garapan Steven Spielberg Jurassic Park, resmi didapuk untuk menulis naskah. Keterlibatan Koepp menandakan pendekatan berskala masif ala blockbuster terhadap materi ini, yang kemungkinan akan lebih menonjolkan aksi fiksi ilmiah dan elemen horor langsung yang menjadi ciri klasik 1973 yang dibintangi Yul Brynner tersebut.
Meski belum ada sutradara yang resmi diumumkan, para orang dalam industri menyebut seorang “sutradara besar” tengah mengincar proyek ini. Dengan keterlibatan intens Koepp dan kolaborasi mereka belakangan ini, spekulasi pun langsung mengerucut pada nama Steven Spielberg. Sutradara legendaris itu sempat menggoda publik di SXSW bahwa ia tengah mengembangkan sebuah film western, membuat banyak pihak bertanya-tanya apakah ia bersiap memberi sentuhan versinya sendiri pada frontier robotik ala Crichton.
Meski talenta-talenta besar terlibat, kabar ini memicu reaksi terbelah dari basis penggemar setia waralaba tersebut. Pada 2022, HBO secara mengejutkan membatalkan serial megahnya Westworld setelah empat musim tayang, membuat para kreatornya, Jonathan Nolan dan Lisa Joy, gagal mewujudkan musim kelima sekaligus penutup yang sudah mereka rancang. Bagi banyak penggemar, reboot layar lebar total terasa seperti menyirami luka lama dengan garam, seolah mengabaikan mitologi berseri yang begitu kaya dan perkembangan karakter yang dibangun sepanjang satu dekade terakhir.
Apakah penonton siap menerima deretan host baru masih harus dibuktikan. Namun, di tengah kegelisahan nyata soal kecerdasan buatan yang kini mendominasi percakapan global, tema-tema inti Westworld justru terasa kian relevan. Seiring proses pengembangan yang kian dipercepat, semua mata akan tertuju pada Warner Bros. untuk melihat siapa yang akan duduk di kursi sutradara dan bagaimana mereka mengarahkan wahana sinematik baru ini agar lepas dari bayang-bayang pendahulunya di layar kaca.



















